Laporkan Masalah

LITERASI MEDIA BARU DAN MASYARAKAT PERKOTAAN Studi Deskriptif Penggunaan Internet dalam Kehidupan Warga Kampoeng Cyber RT 36 Taman, Patehan, Yogyakarta Juni-Agustus Tahun 2010

Maharani Ratna Pambayun, Wisnu Martha Adipura

2010 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa literasi media baru pada warga Kampoeng Cyber RT 36 Taman, Patehan, Yogyakarta berada pada level awal, menengah bawah, menengah atas, dan lanjut bawah. Tingkat literasi media baru ini dilihat dari pengetahuan yang dimiliki warga dalam mengakses internet, keterampilan warga dalam melihat, menggambarkan, dan merespon informasi, serta kematangan warga dalam menggunakan internet. Rata-rata tingkat literasi media baru warga berada pada level menengah atas yang artinya warga memiliki pengetahuan mengakses internet pada level sedang, keterampilan mengolah informasi pada level sedang, sedangkan kematangan dalam menggunakan internet berada pada level rendah. Ini sesuai dengan fakta yang terlihat di lapangan dari hasil observasi bahwa warga memiliki pengetahuan mengakses internet pada level praktis. Jika ditanya terkait istilah-istilah dalam internet, warga kurang paham, tetapi mereka mengerti cara menjalankan aplikasi yang ditanyakan tersebut. Hanya saja aplikasi internet dan situs yang diakses belum terlalu beragam. Pada keterampilan mengolah informasi, warga mampu memilah informasi yang dibutuhkan, ke mana harus mencari informasi, mengambil kesimpulan dan pesan moral, menceritakan kembali, serta menilai apakah informasi itu layak dipercaya atau tidak. Sedangkan keterampilan seperti 135 mendiskusikan suatu topik, menulis sebuah topik baru, memberikan dukungan atau kritik atas sebuah pesan masih rendah. Warga baru berada pada tahap mengkonsumsi pesan dengan baik, sedangkan distribusi dan produksi pesan masih minim. Terkait kematangan/kedewasaan warga dalam menggunakan internet yang rata-rata berada pada level rendah, hal ini berhubungan dengan lamanya warga mengenal internet yang baru sekitar 2 tahun. Kehati-hatian warga terhadap efek negatif dari internet membuat mereka menghindari situs-situs yang mereka anggap tidak aman, menghindari kontak dengan orang asing dan membatasi aktivitas membagikan data-data yang bersifat pribadi. Padahal, seseorang dengan literasi media yang baik, tidak khawatir untuk melakukan aktivitas-aktivitas di atas. Hanya saja, ia selalu waspada dan hati-hati. Meskipun levelnya rendah, aktivitas orang tua dalam mengawasi anak dan remaja sangat baik. Warga pun mampu membatasi penggunaan internet sewajarnya saja.

Kata Kunci : Literasi-Internet


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.