“Perlawanan Politik Dibalik Sebuah Parodi” Studi tentang Perlawanan Komunitas Teater Gandrik Melalui Parodi
ROSLINA SITOMPUL, AAGN Ari Dwipayana
2010 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara komunitas Teater Gandrik dengan menggunakan parodi sebagai bentuk perlawanan tersembunyi terhadap situasi dan kondisi tanah air. Kaitan antara pertunjukan Teater Gandrik dengan keadaan sosial politik menjadi menarik karena dapat menunjukan bahwa Teater tidak hanya mempertontonkan sebuah estetika dan lawakan semata namun juga berisikan kritikan yang tidak hanya sekedar mengkritik namun ada perlawanan tersembunyi (hidden trancript) yang dikemas dalam sebuah parodi untuk bisa dimaknai sebagai suatu upaya untuk penyampaian semacam warning dalam setiap kritikan yang dilakukan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan metode studi kasus. Dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara serta observasi-partisipasi disamping tekhnik wawancara dan memusatkan perhatian pada para anggota atau pemain teater gandrik. Dalam penelitian dengan metode studi kasus ini artinya peneliti dapat melihat kasus secara objektif yaitu peneliti berada diluar kasus untuk mengamati kasus secara objektif dan kemudian yang nantinya akan di sesuaikan dengan data-data yang di dapat. Metode penelitian studi kasus yang diteliti ini bersifat exsploratif dan deskriftive Melalui Teater Gandrik – dari kacamata teoritik dari Foucault, kita dapat melihat kekuasaan ada dimana-mana, dalam setiap hubungan sosial, menyebar. Akan tetapi disaat bersamaan pula kekuasaan selalu mengandaikan pelawanan (resistence). Dari sekian banyak bentuk perlawanan, Parodi politik adalah salah satunya. Penulis ingin mengatakan Teater Gandrik wadah parodi hidup sebagai alat resistensi yang melekatd alam counter hegemoni. Sehingga kekuasaan akan memunculkan antikekuasaan. Dari penelitian ini peneliti menghasilkan tiga pokok yang menjadi sorotan dalam Teater Gandrik. Pertama, persoalan kemanusiaan, tidak boleh tidak tersenggol banyak hal, termasuk mungkin politik. Karena berkaitan dengan isu aktual yang terjadi pada kehidupan kemanusiaan. Kedua, budaya/kultur jawa menjadi upaya memperoleh kekuasaan. Ketiga, parodi merupakan bagian dari Teater Gandrik dalam upaya melakukan perlawanannya. Study ini berusaha memberikan alternatif dalam memahami politik. Politik yang dipandang sebagai sebuah bentuk yang sulit untuk dipahami dan merupakan hal yang memiliki permasalahan yang ruwet sebenarnya lekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Ada sebuah upaya untuk “ini loh” negara kita sedang mengalami seperti ini. Penelitian ini memberikan pemahaman itu semua. Wacana adalah masalah kekuasaan dimana semua orang, individu, kelompok bisa memiliki kekuasaan jika mereka dapat mempengaruhi orang. Jadi, guyonan parodi dalam Gandrik sebetulnya adalah sebuah seni untuk mengkritik memancing segala bentuk perbincangan dalam kajian ilmiah, tidak hanya sekedar untuk menangkap pesan, tetapi membongkar maknanya.
Kata Kunci : Politik Indonesia