EFEKTIVITAS PROGRAM PENGORGANISASIAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT OLEH UNIT PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT/ COMMUNITY DEVELOPMENT (UPKM/CD) RS BETHESDA DI ORGANISASI RAKYAT PARTIWARJO (Paguyub
Margaretha Novariana Sianturi, Gabriel Lele
2010 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Penelitian ini ialah tentang program Community Development (CD). Community Development adalah suatu program yang memiliki tujuan yaitu memberdayakan masyarakat miskin, terpencil, dan tidak dilindungi oleh hasil pembangunan, yang sama artinya dengan membangun civil society. Salah satu lembaga yang menggunakan program community development ini ialah UPKM/ CD Bethesda melalui program organisasi rakyat (ORA). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat dan menganalisis efektivitas program yang dilakukan oleh CD Bethesda khususnya di ORA Partiwarjo serta faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi efektivitas program tersebut. ORA Partiwarjo ini dipilih sebagai unit penelitian karena ORA ini telah berdiri selama ±12 tahun, sudah diakui oleh pemerintah Yogyakarta, dan pernah diteliti oleh ahli dari Belanda dan Jerman. Penelitian ini mengangkat dua permasalahan. Yang pertama adalah bagaimanakah efektivitas program pengorganisasian dan peningkatan kapasitas masyarakat oleh CD Bethesda di ORA Partiwarjo, yang diukur dari indikator pencapaian tujuan. Yang kedua adalah faktor-faktor apa sajakah yang menentukan efektivitas program pengorganisasian dan peningkatan kapasitas masyarakat tersebut, yang dalam penelitian ini diambil tiga faktor yaitu kepemimpinan, komunikasi, dan partisipasi. Metode yang digunakan untuk untuk menjawab pertanyaan ini ialah metode kuantitatif dengan metodologi survey. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program pembangunan dan peningkatan kapasitas masyarakat ini kurang efektif. Hal ini dapat dilihat bahwa hanya 1 dari 5 tujuan yang termasuk dalam kategori tinggi dalam pencapaiannya. Selanjutnya melalui uji regresi berganda untuk menganalisis faktor-faktor menunjukkan bahwa ada 70,9% yang mempengaruhi efektivitas program yang disebabkan oleh kepemimpinan (1,22%), komunikasi (48,57%), dan partisipasi (21,11%). Sedangkan sisanya sebesar 29,1% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dapat diperhitungkan dalam penelitian ini. Kemudian melalui penghitungan regresi dan korelasi tersebut menunjukan adanya hasil yang sangat signifikan antara faktor kepemimpinan, komunikasi, dan partisipasi dengan efektivitas program sehingga menjawab hipotesis penelitian ini yaitu ada hubungan yang positif antara faktor kepemimpinan, komunikasi, dan partisipasi dengan efektivitas program pengorganisasian dan peningkatan kapasitas masyarakat di ORA Partiwarjo, dan dapat diterima kebenarannya. Faktor komunikasi merupakan faktor yang memiliki sumbangan tertinggi bagi efektivitas program ini. Untuk itu saran yang diberikan untuk dapat mencapai efektivitas program CD ialah dengan meningkatkan intensitas komunikasi yang terjadi didalam organisasi serta pola komunikasi yang terjadi didalamnya. Dengan komunikasi yang intens maka akan meningkatkan kepercayaan anggota dan mendorong anggota untuk dapat bekerja sehingga tujuan yang menjadi indikator dari efektivitas program ini dapat tercapai. Kata kunci: efektivitas, kepemimpinan, komunikasi, dan partisipasi
Kata Kunci : Pelayanan Umum Kesehatan