“ LARASITA, SEBUAH TEROBOSAN PELAYANAN PUBLIK” ( Studi Deskriptif tentang peran Larasita dalam Upaya Meningkatan Kualitas Pelayanan Publik oleh BPN di Kabupaten Karanganyar )
LAURENTIUS V. BASKARA, S. Djuni Prihatin,
2010 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Kabupaten Karanganyar adalah kabupaten yang memiliki daerah yang cukup luas, terlbeih keadaan permukaan tanahnya yang tidak merata, dibeberapa kondisi jarak antar kecamatan cukup jauh, harus menempuh waktu yang cukup lama, jarak tempuh antara pusat administrasi di kota dan dibeberapa daerah pelosok juga cukup jauh. Kondisi seperti inilah yang berdampak pada ketidakmerataan akses terhadap pelayanan publik oleh penduduk di kecamatan yang jauh dan pelosok. Hal ini menimbulkan masalah yaitu kesulitan warga untuk mengakses pelayanan publik, karena harus jauh-jauh ke pusat kota. Salah satu contoh yang terjadi adalah kesulitan warga dalam mensertifikasikan tanahnya ke BPN. Pada umumnya untuk mengurus sertifikat ini warga harus mengurus ke Kantor BPN sampai kurang lebih tiga kali bolak-balik, yang menghabiskan banyak waktu, biaya dan tenaga. Kondisi mendorong Bupati Karanganyar Ibu Hj. Rina Iriani, berinisiatif untuk mempermudah masyarakatnya dengan mencanangkan program LARASITA ( Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah ), yaitu berbentuk mobil keliling yang mendatangi masyarakat untuk melayani masyarakat seperti loket BPN berjalan. Dari penjelasan tersebut, menarik penulis untuk meneliti LArasita tersebut dengan rumusan masalahnya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program Larasita dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik oleh BPN Kabupaten Karanganyar. Yaitu melihat fenomena ini berdasarkan pemahan bagaimana sebuah program itu berjalan secara keseluruhan. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang menganalisis dan menyajikan data secara sistematis sehingga mudah dipahami dan ditarik kesimpulan terkait fenomena-fenomena yang terjadi seputar pelaksaan Larasita di Karanganyar. Pengambilan data diperoleh dengan wawancara mendalam dan pengamatan langsung di lapanganm yang dilakukan di tiga kecamatan, Tawangmangu, Ngargoyoso dan Jaten. Ditambah informasi dari pegawai Kantor BPN Karanganyar, disamping data-data pendukung lainnya berupa dokumentasi selama di lapangan. Dari penelitian ini, hasil yang dapat penulis simpulkan bahwa pelaksaan Larasita di Karanganyar masih ditemukan beberapa kekurangan dalam pelaksanaanya, lambannya pemrosesan sertifikat, kurangnnya koordinasi BPN dengan masyarakat sehingga banyak terjadi kekosongan kegiatan. Lamanya proses sertifikasi dan tidak adanya keberlanjutan program yang efektif membuat kemudahan ini tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat. Rekomendasi yang penulis tawarkan dalam permasalan ini, yaitu perlunya keseriusan pemerintah dalam menyusun dan melaksanakan program, pentingnya koordiniasi dan pelibatan warga dalam setiap program sehingga terjalin hubungan timbal balik yang baik, ditambah perlunya percepatan proses sertifikasi dan program keberlanjutan yang merata terhadap masyarakat sehingga kemudahan ini akan berdampak pada kemudahan masyarakat untuk memanfaatkan sertifikat tanahnya untuk kesejahteraan, misal untuk jaminan modal usaha, dan sebagainya.
Kata Kunci : Pelayanan Umum