Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI PROGRAM PNPM MANDIRI PERKOTAAN DI KELURAHAN PRINGGOKUSUMAN

ISMU RAHARJO, Ambar Teguh Sulistiyani

2010 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Masalah kemiskinan merupakan masalah yang pelik dalam sebuah negara, kemiskinan terutama di wilayah perkotaan telah menjadi penyakit akut bagi setiap rezim pemerintahan. Secara sederhana miskin dapat diterangkan sebagai kurangnya pemilikan materi atau ketidakcukupan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Berbagai program penanggulangan kemiskinan telah diupayakan pemerintah, salah satunya yaitu PNPM Mandiri Perkotaan yang menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat selama ini telah banyak diupayakan, tetapi dilakukan secara parsial dan tidak berkelanjutan sehingga efektifitasnya masih kurang optimal dalam penanggulangan kemiskinan. Oleh karena itu rumusan masalah yang ingin dijawab yaitu “Bagaimanakah implementasi PNPM Mandiri Perkotaan dalam memberdayakan masyarakat untuk lebih kritis dan berdaya serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam pelaksanannya?” Teori mengenai implementasi program beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teori yang dikemukakan oleh Van Meter dan Van Horn, Grindle, dan Edwards III. Dari ketiga teori tersebut, konsep yang dikemukakan adalah implementasi program dengan tiga variabel yang mempengaruhi, diantaranya sasaran program, karakteristik lembaga pelaksana, dan koordinasi antar organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan implementasi program secara sistematis, faktual, dan akurat sehingga dapat mendeskripsikan hubungan antar variabel dalam penelitian. Penelitian ini dilakukan di wilayah kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Alasan terpilihnya lokasi ini adalah karena kelurahan ini mempunyai jumlah penduduk miskin paling banyak di Kota Yogyakarta menurut data dari BPS (Biro Pusat Statistik). Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa implementasi program PNPM Perkotaan di kelurahan Pringgokusuman cukup baik ditandai dengan pelaksanaan program yang relatif lancar sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Program fisik dapat dikatakan berhasil karena mampu bermanfaat bagi keluarga miskin yang selama ini terbatas infrastruktur, tetapi di sisi lain program belum berjalan sesuai ketentuan dimana siklus program belum berjalan semestinya. Sementara faktor-faktor yang berpengaruh terhadap implementasi program diidentifikasi: sasaran program yang ditentukan oleh kebijakan lokal menjadikan program lebih efektif dan mengena, tetapi belum dapat mencakup keseluruhan jumlah warga miskin dikarenakan tidak adanya data yang dipunyai BKM, sementara itu kapasitas lembaga pelaksana dalam menjalankan program juga mampu memperlancar jalannya siklus program, kemudian dalam berkoordinasi masih ada sedikit kendala dengan koordinasi internal yang masih kurang frekuensinya. Rekomendasi yang ditawarkan antara lain ketika pembentukan KSM sebaiknya dilakukan pengarahan kembali mengenai ketentuan dan tujuan dari program agar meminimalisasi bantuan fasilitator, kemudian BKM segera melakukan review siklus agar program berjalan sesuai pedoman yang ada, BKM hendaknya juga membuat kriteria warga miskin yang partisipatif agar sasaran program selama ini dapat lebih efektif dan benar-benar sesuai warga miskin yang dituju. Kata kunci: Implementasi, Pemberdayaan

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.