Laporkan Masalah

Sekolah Sayur; Pendidikan Transformatif di Era Globalisasi (Studi Atas Lembaga Pendidikan SMP Alam, Banyuwangi Islamic School, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur)

Indriyani Agustina, M. Supraja

2010 | Skripsi | Sosiologi

Globalisasi sebagai realitas tak mungkin dihindari dan ditolak. Interaksi antar nilai dan budaya antar negara melekat pada tiap teknologi yang hadir bersama dengan globalisasi. Ketimpangan dan ketertinggalan negeri ini mengintervensi hingga mengancam jati diri yang berdampak pada degradasi moral anak penerus bangsa. Sekolah publik sebagai institusi pendidikan Negara yang sepatutnya menjadi ruang publik dan memproses terjadinya mobilitas sosial pun ikut ter-industrialisasi. SMP Alam BIS hadir mencoba memberikan alternatif untuk mengatasi ketimpangan menuju pendidikan yang transformatif. Dengan menanamkan nilai-nilai yang mampu mewujudkan transformasi sosial bagi masyarakat yang ternihilkan untuk memiliki modal budaya yang cukup menghadapi tatanan masyarakat global. Penulisan ini bertujuan menggali nilainilai yang ditanamkan SMP Alam BIS beserta metode pembelajaran dalam rangka penanamannya. Dalam penulisan ini digunakan metode penulisan lapangan berupa observasi partisipan dan kajian pustaka dengan metode analisis kulitatif dan wawancara indepth interview. Adapun lokasi penulisan adalah wilayah kabupaten Banyuwangi, kecamatan Genteng, Jawa Timur dimana lokasi SMP Alam Banyuwangi Islamic School berada. Dari penulisan ini didapati SMP Alam BIS menanamkan nilai religiusitas yang menjadi budaya dominan dalam masyarakat, etos kerja tinggi khas manusia modern, dan kepemimpinan yang egaliter dalam tatanan masyarakat majemuk khas masyarakat global. Asimilasi atau penanaman nilai-nilai dilakukan sekolah melalui konstruksi budaya sekolah dengan sistem pondok, modifikasi pengajaran agama, dan pengkondisian lingkungan belajar yang efektif. Secara umum konstruksi budaya sekolah sudah mampu mengkondisikan siswa dilingkungan sekolah dengan karakter yang dinginkan, namun seiring dengan berkembang dan bertambahnya jumlah siswa, keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar handal menjadi kendala tersendiri bagi sekolah untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang transformatif. Kata Kunci: Globalisasi, Pendidikan, Transformatif

Kata Kunci : Pendidikan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.