Laporkan Masalah

PERSONAL BRANDING SBY-BOEDIONO PADA PILPRES 2009 (Studi Deskriptif Tentang Strategi Political Marketing Fox Indonesia dalam Membangun Citra Pasangan SBY-Boediono Pada Kampanye Pemilu Presiden 2009)

Wulan Bakta Gumilang, Kuskrido Ambardi

2010 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pemasaran politik dalam membangun citra atau personal branding kandidat yang dilakukan Fox Indonesia terhadap kliennya yaitu pasangan SBY-Boediono. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teori pemasaran politik yang didalamnya juga terdapat teori tentang personal branding kandidat. Realitas yang ada sekarang ini adalah terjadinya perubahan konstelasi politik yang amat cepat dari Era Orde Baru menjadi Era Reformasi. Era Reformasi ini membawa perubahan amat mendasar pada mekanisme pemilihan umum yakni, pemilhan umum secara langsung. Pemilu Langsung mendorong semakin terbukanya sistem politik negeri ini. Siapapun dapat mencalonkan diri untuk dipilih langsung oleh rakyat. Secara otomatis keadaan ini mendorong terjadinya persaingan antarkandidat untuk memperebutkan suara pemilih. Salah satu kandidat yang bersaing dalam kompetisi politik Pemilu Presiden 2009 adalah SBY-Boediono. Posisi SBY sebagai incumbent merupakan pelican gerak langkah untuk melancarkan strategi pencitraan kandidat. Pencitraan atau personal branding SBY-Boediono pada Pemilu Presiden 2009 adalah integritas, bersih, memiliki empati, dan santun dengan positioning politik sebagai proven leader. Positioning kandidat kemudian diintegrasikan dengan tema kampanye, yaitu “Pemerintahan Bersih Untuk Rakyat, Lanjutkan!”. Fox Indonesia juga mengkomunikasikan pesan pencitraan melalui tiga cara yaitu public relations, iklan politik, dan personal contact. Kata Kunci: Pemilu langsung, political marketing, personal branding

Kata Kunci : Branding


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.