Laporkan Masalah

Perempuan Penambang Pasir : Fakta Sosial Pergeseran Pemaknaan Kerja (Studi tentang makna pekerjaan menambang pasir bagi perempuan di Dukuh, Seloharjo, Pundong, Bantul)

Rina Sumanti, Susetiawan

2010 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Penelitian ini berjudul “Perempuan Penambang Pasir : Fakta Sosial Pergeseran Pemaknaan Kerja”. Tema besar yang diangkat yakni mengeanai pemaknaan diri mereka atas pembagian kerja secara seksual yang sudah tertanam sejak dahulu. Yakni pemaknaan terhadap pekerjaan menambang pasir yang identik dengan laki-laki. Ketika perempuan bekerja sebagai penambang pasir, bukan karena alasan ekonomi semata, namun ada pergeseran pemaknaan atas pekerjaan tersebut. Atas dasar makna tersebut, rumusan masalah diturunkan menjadi 3 bagian, yakni 1) terkait kondisi sosial ekonomi perempuan penambang pasir, 2) sistem nilai yang dipakai oleh perempuan penambang pasir ketika memutuskan untuk bekerja di pertambangan, dan 3) relasi gender yang dibangunnya. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sebagai pelengkap dalam penyajian dan pencarian data digunakan pula metode kuantitatif dan metode biografi. Data dan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan disajikan secara deskriptif. Lokasi penelitian yakni di Dusun Dukuh, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Bantul. Informan utama dalam penelitian kali ini adalah perempuan penambang pasir. Serta informan pendukungnya yakni masyarakat yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan perempuan penambang pasir. Penggalian data dilakukan melalui observasi, kuesioner, wawancara mendalam, studi dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan melalui penentuan skor dan pengkategorisasian, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Responden yang terdiri dari 45 perempuan penambang pasir, ditentukan skornya melalui kuesioner dan dikategorikan kedalam 3 kategori tingkat sosial ekonomi yakni tinggi, menengah dan rendah. Masing-masing tingkat sosial ekonomi diwakili oleh 2 perempuan penambang pasir dengan karakter yang berbeda. Kehidupan enam perempuan penambang pasir terpilih disajikan dalam bentuk biografi. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini bahwa, perempuan bekerja sebagai penambang pasir bukan karena alasan ekonomi semata, karena terdapat perempuan dengan tingkat ekonominya tinggi. Dalam pengambilan keputusan untuk bekerja di pertambangan, melihat diri mereka mampu dan bisa bekerja di sektor milik laki-laki tersebut. Bahwa relasi sosial yang dibangun adalah bersifat simbiosis mutualisme dan kekeluargaan, tanpa adanya persaingan. Sedangkan makna akan pekerjaan tersebut bahwa perempuan telah menggeser konstruksi gender tentang pembagian kerja secara seksual dalam hal ini pekerjaan menambang pasir, pekerjaan yang identik dengan laki-laki. Meskipun demikian, ada hal yang ditimbulkan bahwa perempuan mempunyai peran ganda dan suami menjadi tergantung secara ekonomi terhadap perempuan. Kata Kunci : konstruksi gender, pemaknaan, pergeseran pembagian kerja secara seksual

Kata Kunci : Perempuan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.