IMPLIKASI GERAKAN ZAPATISTA TERHADAP OTORITARIANISME MEKSIKO
Merike Ihsana, Eric Hiariej
2010 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalSelama lebih dari 70 tahun, Meksiko dikuasai oleh Partido Revolucionario Institucional (PRI). PRI merupakan partai politik dominan yang memiliki kekuasaan hegemonic dengan cara menguasai hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat Meksiko. Hegemoni PRI inilah yang kemudian menjadi basis kekuatan rejim otoritarianisme di Meksiko. Namun demikian, kekuasaan PRI melemah sehingga pada tahun 2000 PRI mengalami kekalahan dalam pemilu presiden yang menandai berakhirnya dominasi partai tersebut yang turut mempengaruhi sistem otoritarianisme Meksiko. Kemunduran rejim ini secara tidak langsung disebabkan oleh kemunculan gerakan Zapatista yang melakukan pemberontakan senjata pada tahun 1994. Setelah melakukan perlawanan bersenjata selama 12 hari kemudian gerakan tersebut merubah strategi perlawanannya menjadi perang ideologis yang lebih efektif untuk melawan hegemoni PRI dalam kehidupan rakyat Meksiko. Strategi perlawanan ideologis tersebut mampu membangkitkan kesadaran politik (political awareness) masyarakat sipil Meksiko yang kemudian berujung pada kemampuan mereka untuk berpolitik aktif dan kritis. Hal inilah yang mempengaruhi mundurnya rejim kekuasaan PRI dan otoritarianisme di Meksiko. Kata kunci : Meksiko, otoritarianisme, hegemoni PRI, gerakan Zapatista
Kata Kunci : Politik Meksiko