Peran Aktif Perempuan dalam Komunikasi Pembangunan Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (Analisis Jaringan, Komunikasi Perempuan dalam Pelaksanaan Program Peningkatan Peran Wanit
Dina Ayuningtyas, Wisnu Martha Adiputra
2010 | Skripsi | Ilmu KomunikasiPembangunan nasional cukup banyak melibatkan perempuan sebagai objek pembangunan dimana perempuan adalah pihak yang menjadi sasaran pembangunan bukan sebagai pelaku pembangunan. Sebagai sasaran pembangunan, perempuan hanya berperan sebagai penerima porgram pembangunan dan tunduk pada semua peraturan yang dibuat oleh pemerintah. Berbagai program pembangunan dibuat dengan tujuan memberikan kegiatan tambahan bagi para perempuan. Di negara yang menganut sistem patriarkal dimana peran laki-laki menjadi dominan, peran perempuan mengalami perbedaan kelas dalam segala aspek kehidupan, baik dalam sitem politik, ekonomi serta lingkungan sosial. Namun seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan dan keterbukaan masyarakat akan ide baru atau inovasi, saat ini pemerintah mulai menggerakkan perempuan sebagai pelaku pembangunan bukan hanya sebagai objek pembangunan. P2WKSS atau Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka meningkatan peranan wanita dalam pembangunan nasional. Program ini merupakan wujud kerjasama antara Departemen Dalam Negeri, Tim Penggerak PKK dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan, yang dilaksanakan khususnya didaerah tertinggal pada tingkat kecamatan dan kelurahan dalam rangka pengentasan kemiskinan. P2WKSS bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaaan perempuan sebagai motor penggerak dalam keluarga yang merupakan organisasi terkecil dalam masyarakat. Sasaran yang ingin dicapai pada program P2WKSS adalah merubah pola pikir masyarakat miskin dari menjadi orang miskin menjadi orang yang berjuang untuk tidak miskin. Salah satu dusun percontohan P2WKSS adalah Dusun Ketonggo yang merupakan dusun terbaik nomor 2 pelaksana P2WKSS tingkat kabupaten di Bantul. Penduduk dusun ketonggo sebagai pelakasana P2WKSS di daerahnya menggunakan strategi komunikasi yang terpadu dan terencana dengan berbagai taktik yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada termasuk potensi dalam diri masing-masing penduduk sehingga terjalin sebuah jaringan komunikasi yang solid demi terwujudnya tujuan bersama yaitu keberhasilan pelaksanaan P2WKSS di daerahnya.
Kata Kunci : Perempuan; Komunikasi Pembangunan