Laporkan Masalah

Kinerja Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana Dan Perlindungan Masyaraka (PKB Linmas) Kota Yogyakarta (studi kasus: kinerja Kantor PKB Linmas dalam penanggulangan kebakaran)

APRI NURWANTO, Erwan Agus Purwanto

2010 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Dalam konteks negara modern, pelayanan publik telah menjadi lembaga dan profesi yang semakin penting. Wujud pelayanan publik yang sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat salah satunya adalah pelayanan pemadam kebakaran. Peningkatan kinerja sangat penting karena lembaga pemadam kebakaran merupakan lembaga yang memiliki spesifikasi cukup berbeda dari perangkat lembaga daerah lainnya. Kota Yogyakarta termasuk padat penduduk sehingga mempunyai potensi kebakaran yang cukup tinggi. Sebagai wujud pelayanan masyarakat dalam bidang penanggulangan kebakaran, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana dan Perlindungan Masyarakat (PKB Linmas) harus berupaya keras untuk memberikan pelayanan maksimal kepada mayarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana dan Linmas Kota Yogyakarta dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerjanya. Teori dari beberapa ahli digunakan sebagai acuan untuk mendeskripsikan tentang pengertian kinerja dan indikator pengukuran kinerja yang dipakai dalam penelitian ini. Faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi kinerja adalah sumber daya manusia, sarana prasarana dan anggaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengarah pada penggunaan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana dan Perlindungan Masyarakat (PKB Linmas) Kota Yogyakarta dengan fokus penelitian kinerja dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Tingkat kinerja Kantor PKB Linmas Kota Yogyakarta berdasarkan indikator mitigasi masih kurang, responsivitas berada dalam taraf baik dan efektivitas pencapaian target response time 11 menit dalam taraf cukup berhasil. Dugaan yang muncul dari hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerjanya kualitas dan kompetensi adalah sumber daya manusia masih belum memadai, sarana dan prasarana untuk ukuran Kota Yogyakarta saat ini dalam taraf mencukupi baik dari segi kuantitas maupun kualitas, sedangkan anggaran yang ada mencukupi untuk pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat urgent, namun alokasinya untuk keseluruhan program dan kegiatan masih kurang. Implikasi yang dapat direkomendasikan dalam penelitian ini seperti berikut; 1) menitikberatkan anggaran untuk pencegahan daripada penanggulangan kebakaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan rasionalisasi sarana yang ada sekarang disesuaikan berdasarkan tuntutan kebutuhan masyarakat Kota Yogyakarta saat ini, 2) mendesak Pemerintah Kota untuk merumuskan peraturan perundangundangan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, 3) menjalin kerja sama dan komunikasi aktif dengan pihak-pihak yang mempunyai peran penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. XI

Kata Kunci : Kinerja Organisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.