Laporkan Masalah

STRATEGI LANSIA MISKIN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGA

Avri Rahardian, Krisdyatmiko

2009 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Seseorang yang memasuki masa tua akan mengalami penurunan kondisi fisik dan psikis. Setelah memasuki masa tua manusia tidak lepas dari berbagai masalah kesehatan, masalah sosial dan juga masalah ekonomi. Masalah kesehatan yang dialami lanjut usia yaitu rentannya terhadap berbagai penyakit karena berkurangnya daya tahan tubuh yang dapat berakibat pada masalah ekonomi. Masalah ekonomi yang dialami oleh lansia adalah tentang pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari seperti kebutuhan sandang, pangan, perumahan, kesehatan, rekreasi dan kebutuhan sosialisasi. Dengan kondisi fisik dan psikis yang menurun menyebabkan lansia kurang mampu menghasilkan pekerjaan yang produktif. Di sisi lain mereka dituntut untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan hidup yang semakin meningkat. Apalagi banyak dari para lansia yang masih memiliki keluarga yang harus ditanggung. Sementara penghasilan mereka antara lain dari pekerjaan yang masih ditekuni dan bantuan pihak lain. Sedangkan umumnya lansia bekerja di sektor informal karena level pendidikan mereka rendah, jadi mayoritas lansia berada dalam keadaan miskin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi lansia miskin untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di kelurahan Pandeyan kecamatan Umbulharjo Yogyakarta. Sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling yaitu lanjut usia yang berusia 60 tahun ke atas, berkategori miskin dan masih produktif. Wawancara juga dilakukan kepada anak/istri lansia, pegawai pemerintah dan pengurus perkumpulan lansia. Teori yang digunakan mengacu pada kerangka analisis Moser yang disebut The Asset Vulnerability Framework. Kerangka ini meliputi pengelolaan aset-aset keluarga miskin yaitu aset tenaga kerja, aset modal manusia, aset produktif, aset relasi rumah tangga dan aset modal sosial. Konsep ini merupakan strategi penanganan masalah yang merupakan kemampuan individu atau segenap anggota keluarga lansia dalam mengelola aset yang dimiliki. Konsep ini juga meihat pada apa yang dimiliki orang miskin daripada apa yang tidak dimilikinya dan memfokuskan pada aset yang mereka punyai (asset portfolio management) Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan lanjut usia bekerja adalah karena secara fisik dan mental masih kuat bekerja, desakan ekonomi keluarga dan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri. Umumnya pendapatan lansia dari bekerja tidak dapat mencukupi kebutuhan karena naiknya harga kebutuhan pokok, banyaknya saingan dalam bekerja dan adanya pengeluaran untuk kesehatan dan sumbangan. Dalam melakukan pekerjaan lansia juga mengalami berbagai hambatan karena faktor fisik, faktor sosial dan faktor alam. Strategi lansia untuk memenuhi kebutuhan keluarga adalah istri dan anak turut bekerja, diversifikasi pendapatan, berhemat, bantuan anak dan keluarga, bantuan tetangga dan rekan kerja, memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis dan mengikuti perkumpulan lansia.

Kata Kunci : Lansia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.