Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN SOSIAL DI KELURAHAN GEDONGKIWO KECAMATAN MANTRIJERON KOTA YOGYAKARTA

HANUNG KUMALA DEWI, --

2010 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Latar Belakang : Program Jamkesos diselenggarakan secara menyeluruh dan berkesinambungan, dengan tujuan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin agar tewujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Program Jamkesos diharapkan dapat memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta atau anggota keluarganya dan menjamin pemeliharaan kesehatan secara berkelanjutan untuk keluarga miskin. Derajat kesehatan masyarakat Provinsi DIY dalam lima tahun ini terus meningkat. Hal ini dilihat sebagai keberhasilan Program Jamkesos. Tujuan Penelitian : Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui keberhasilan implementasi Program Jamkesos di Kelurahan Gedongkiwo dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Program Jamkesos di Kelurahan Gedongkiwo. Dalam penelitian ini masalah yang akan diteliti adalah bagaimana keberhasilan implementasi Program Jamkesos di Kelurahan Gedongkiwo serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Program Jamkesos di Kelurahan Gedongkiwo. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan metode analisis kuantitatif dan kualitatif, untuk menggambarkan keadaan subjek/objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 93,33% responden mudah dalam mengurus administrasi di Puskesmas atau Rumah Sakit. 100% responden mudah dalam mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas atau Rumah Sakit. 100% responden menyatakan implementasi Program Jamkesos sudah memberikan keringanan dalam biaya kesehatan. 96,67% responden menyatakan implementasi Program Jamkesos sudah memberikan kepastian untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Berhubungan dengan komunikasi, penyampaian informasi dari pembuat program kepada pelaksana program menunjukkan bahwa 93,33% responden menyatakan pemahaman pelaksana terhadap informasi program sudah memadai. Sedangkan penyampaian informasi dari pelaksana kepada kelompok sasaran menunjukkan bahwa 90% responden menyatakan pelaksana sudah jelas dan 100% responden menyatakan pelaksana sudah konsisten dalam menyampaikan informasi program, 90% responden paham terhadap informasi program yang disampaikan pelaksana, dan penyampaian informasi dilakukan secara intensif. Berhubungan dengan ketersediaan pelaksana, 93,33% responden menyatakan jumlah pelaksana sudah memadai. Kemampuan pelaksana jika diilihat dari pendidikan, pelaksana mempunyai pendidikan nonformal dan pendidikan informal yang memadai. Sedangkan untuk pendidikan formal dari pelaksana belum memadai. Pelaksana juga mempunyai kemampuan untuk menjadi fasilitator, motivator, dan inovator. Kemampuan untuk menjadi fasilitator dapat dilihat dari 96,67% responden menyatakan pelaksana sudah mempunyai kemampuan untuk menyampaikan program. Kemampuan untuk menjadi motivator dapat dilihat dari 96,67% responden menyatakan pelaksana sudah mempunyai kemampuan untuk memberikan kesadaran akan pentingnya program dan 96,67% responden menyatakan pelaksana sudah mempunyai kemampuan untuk mendorong mereka terlibat dalam pelaksanaan program. Kemampuan untuk menjadi inovator dapat dilihat dari 96,67% responden menyatakan pelaksana sudah mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang muncul saat pelaksanaan program. Berhubungan dengan ketersediaan anggaran, anggaran yang dibutuhkan selama implementasi Program Jamkesos selalu tersedia. Berhubungan dengan hubungan antar organisasi, hubungan antar organisasi sudah berjalan dengan lancar. Berhubungan dengan dukungan masyarakat, 100% responden sadar bahwa Program Jamkesos sangat penting bagi mereka, 100% responden sudah pernah terlibat dalam memanfaatkan program, dan hanya 13,33% responden yang sudah pernah terlibat dalam memberikan saran bagi kemajuan program. Kesimpulan : implementasi Program Jamkesos di Kelurahan Gedongkiwo sudah berhasil karena sudah dapat mencapai tujuan dan memberikan manfaat bagi kelompok sasaran. Komunikasi, ketersediaan pelaksana, ketersediaan anggaran, hubungan antar organisasi, dukungan masyarakat merupakan variabel yang berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi Program Jamkesos Saran : (1) Pemerintah sebaiknya menyediakan anggaran yang lebih banyak dari awal tahun agar anggaran bisa cukup sampai akhir tahun. (2) Pemerintah sebaiknya menempatkan pegawai khusus di Puskesmas atau Rumah Sakit untuk mengawasi implementasi Program Jamkesos. (3) Pemerintah sebaiknya menyediakan kotak saran di setiap Kelurahan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Kata Kunci : Jaminan Kesehatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.