Laporkan Masalah

BUDIDAYA LELE MELALUI PENDEKATAN KELEMBAGAAN (Kelompok Pembudidaya Ikan Karya Mina Utama di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali)

YULIA ASTUTI SEKARDIATI, Soetomo

2009 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Kabupaten Boyolali merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai potensi perikanan di perairan umum dan perkolaman yang cukup besar untuk dikembangkan, salah satunya adalah yang terdapat di Sental Budidaya Lele Dumbo “Kampung Lele” di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Kegiatan pembudidayaan lele tentunya tidak akan luput dari adanya interaksi dengan berbagai pihak. Guna memperlancar koordinasi dan interaksi dengan pihakpihak tersebut maka dibutuhkan adanya kelembagaan dalam bentuk kelompok. Itulah yang melatarbelakangi dibentuknya Kelompok Pembudidaya Ikan Karya Mina Utama (Karmina). Tantangan yang dihadapi POKDAKAN Karmina adalah meningkatkan partisipasi anggota POKDAKAN serta meningkatkan budidaya lele. POKDAKAN Karmina tertantang untuk mengatasi problema yang ada melalui pendekatan kelembagaan karena pendekatan ini mampu mendorong perilaku individualis menjadi tindakan kelompok. Pendekatan ini juga menjadi mediasi antara sektor publik dengan sektor privat. Pendekatan Kelembagaan memanfaatkan modal sosial yang ada di masyarakat sehingga berdampak makin luasnya jaringan sosial. Jaringan sosial inilah yang menjadi faktor makin kuatnya ”bargaining position” pembudidaya ikan. Untuk mengetahui hasil pendekatan kelembagaan dalam budidaya lele tersebut maka peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data- data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh dengan cara observasi yaitu peneliti terjun ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat, wawancara dengan tiga jenis narasumber yaitu Ketua POKDAKAN Karmina, 6 pengurus dan 13 anggota POKDAKAN Karmina, instansi pemerintah yang terkait dengan budidaya lele, dan pihak- pihak non pemerintah yang terkait dengan POKDAKAN Karmina. Dokumentasi juga dilakukan sebagai salah satu teknik dalam pengumpulan data. Temuan yang berhasil diperoleh peneliti bahwa pendekatan kelembagaan yang digunakan untuk meningkatkan budidaya lele membawa dampak pada pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Pembentukan Sub Kelompok Wanita Mina Utama membawa dampak positif bagi perekonomian pembudidaya lele. Jaringan kerjasama dan kemitraan usaha juga makin luas dengan adanya industri pengolahan lele yang menjadi kegiatan Sub Kelompok Wanita Mina Utama. Dampak positif lainnya ikut dirasakan oleh pemuda Kampung Lele. Kaum muda di Kampung Lele diberdayakan melalui pendirian Sub Kelompok Taruna Mina Utama. Menyadari bahwa pemuda adalah generasi penerus budidaya lele di Kampung Lele maka POKDAKAN Karmina sejak dini membekali pengetahuan dan pengalaman tentang teknis budidaya lele, tata cara berorganisasi dan mengembangkan industri pengolahan lele. Kata Kunci : budidaya lele- pengembangan potensi lokal- social networkingbargaining position

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat; Ternak Lele


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.