PELAYANAN KESEHATAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) TAHUN 2008 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG
INSANI TRINISA YUWONO, Ambar Widaningrum
2009 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Askeskin yang sudah berjalan hampir tiga tahun telah memberikan dampak yang cukup baik, yaitu dapat meningkatkan akses masyarakat miskin dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Namun, tidak sedikit juga banyak masalah yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut.. Banyaknya masalah yang terjadi dalam pelaksanaan Askeskin tahun 2007 mendorong pemerintah untuk memperbaiki mekanisme dan tata cara pelaksanaan Askeskin pada tahun 2008. Program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin yang sebelumnya disebut Asuransi Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin (Askeskin) pada tahun 2008 diganti menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas).Dengan adanya pergantian Askeskin menjadi Jamkesmas maka penelitian ini berusaha untuk mengetahui proses implementasi program Jamkesmas tahun 2008 yang lebioh difokuskan pada pelayanan kesehatan pasien Jamkesmas di RSUD Ambarawa dan mengetahui aspek‐ aspek yang dapat menjadi aspek pendorong maupun aspek penghambat dari proses implementasi program Jamkesmas tahun 2008. Proses Implementasi adalah Serangkaian keputusan‐keputusan dan interaksiinteraksi antara penyusunan tujuan dengan sarana‐sarana tindakan dalam mencapai tujuan. Komunikasi adalah Proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak yang lain yang bertujuan untuk menciptakan kesamaan makna dari pesan yang mengarah pada persamaan persepsi dan sikap sehingga pihak yang diberi informasi dapat bersikap sesuai dengan keinginan yang memberi informasi. koordinasi adalah Kegiatan penyatupaduan dan penyelarasan kegiatan‐kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi yang terlibat dalam pelaksanaan suatu program yang mengarah pada pencapaian tujuan dari program tersebut.Sikap pelaksana adalah Tindakan‐tindakan atau cara bertingkah laku para pelaksana program sebagai wujud dari respon individu terhadap program yang dilaksanakan Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif karena Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran tentang kondisi yang ditemukan di lapangan ketika penelitian dilakukan. Lokasi dalam penelitian ini adalah salah satu Rumah Sakit Umum Daerah di Ambarawa yang terletak di Kabupaten Semarang. Pada tahun 2007 yang lalu nilai tunggakan biaya Askeskin yang belum terbayarkan oleh RSUD Ambarawa mencapai satu milyar rupiah. Proses implementasi program jamkesmas tahun 2008 di RSUD Ambarawa cukup berhasil karena tujuan dari program tersebut dapat dicapai dengan cukup baik. Dalam operasionalnya faktor penghambat dari proses implementasi program jamkesmas tahun 2008 di RSUD Ambarawa adalah sikap para pelaksana, dan komunikasi. Sedangkan faktor pendorongnya adalah koordinasi antar organisasi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, ada beberapa hal yang perlu dilakukan Departemen Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan provinsi/daerah harus melanjutkan pelaksanaan program jamkesmas RSUD Ambarawa diharapkan dapat memperbaiki mutu dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat khususnya masyarakat miskin RSUD Ambarawa diharapkan dapat memperbaiki komunikasi dengan kelompok sasaran dari program Jamkesmas Pegawai RSUD diharapkan dapat meningkatkan tingkat dukungan terhadap program Jamkesmas. Pegawai RSUD diharapkan mempunyai komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin.
Kata Kunci : Pelayanan Kesehatan