Implementasi Kinerja Pelayanan Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Dalam Program PEenanganan Korban Kekerasaan Dalam Rumah Tangga
Nur Fajriyana Maflakha, Danang Arif Darmawan
2010 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Tindak kekerasan dalam rumah tangga sekarang ini telah menjadi persoalan bagi masyarakat. Di berbagai wilayah di Indonesia kasus kekerasan dalam rumah tangga selalu ada, dan hal ini juga yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi jawa Tengah bahwa kasus kekerasan dalam rumah tangga dari tahun ketahun terus meningkat, dan tidak mengalami gejala penurunan. Dengan melihat semakin meningkatnya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Banjarnegara dari tahun ke tahun, dan dalam rangka menanggulangi segala bentuk praktek diskriminasi serta tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang merupakan tanggung jawab semua pihak, baik masyarakat maupun lembaga-lembaga pemerintah yang terkait, maka pada bulan Maret 2005 pemerintah daerah kabupaten Banjarnegara bekerjasama dengan berbagai pihak dan lembaga yang aktif menangani kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga, membentuk LPPA (Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kinerja pelayanan LPPA dalam program penanganan korban kekerasan dalam rumah tangga. Dalam penelitian ini akan dilihat dari beberapa indikator antara lain: produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Unit analisis pada penelitian ini adalah pihak-pihak yang terkait dalam pelakanaan program penanganan korban kekeraan dalam rumah tangga. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Dalam menganalisa data menggunakan data kualitatif dengan sifat deskriptif analisis yaitu dengan cara interpretasi data kemudian data tersebut dianalisa dari awal hingga akhir penelitian. Berdasarkan analisis data yang dilakukan maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: produktivitas kurang maksimal karena LPPA tidak memiliki shelter, banyak kasus yang ditangani tidak selesai, fasilitas pertemuan secara berkalala masih belum optimal dilakukan oleh LPPA, Struktur birokratis. Kualitas layanan masih buruk karena Belum ada prosedur pelayanan kusus bagi perempuan dan anak korban kekerasan dan tidak ada fasilitas. Responsivitas belum maksimal karena belum sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, dan belum ada arah keberlanjutan program. Responsibilitas belum maksimal karena LPPA tidak melaksanakan fungsi dengan baik. Akuntabilitas belum akuntabel karena tidak ada LPJ kepada anggota, mekanisme penggunaan keuangan tidak jelas, dan tidak transparan. Efektifitas kurang efektif karena sistem tidak berjalan dengan baik karena kurang koordinasi, dan tidak semua kelompok kerja melaksanakan fungsinya dengan baik. Efisiensi kurang efisien karena waktu pelayanan tidak jelas. Key word: produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, akuntabilitas, efektifitas, dan efisiensi.
Kata Kunci : Kinerja