Laporkan Masalah

Jejaring Sosial, Ruang Publik Maya, Dan Identitas Sosial (Fenomena Pengguna Situs Jejaring Sosial Facebook)

BASKARA, Yudha Adri, --

2009 | Skripsi | Sosiologi

Pada masa ini situs-situs jejaring sosial berperan banyak dalam mengumpulkan para pengguna Internet di dalam suatu wadah. Sejalan dengan waktu, muncul situs jejaring sosial Facebook yang menjadi trend baru dunia dan tentunya masyarakat Indonesia. Berbeda dengan situs jejaring sosial lainya. Dimana Facebook dianggap telah membentuk identitas sosial dalam bentuk masyarakat ruang maya. Namun dibalik kemewahannya, kehebatan dan kemajuan ini memunculkan pandangan baru. Dimana media teknologi meciptakan dunia bayangan yang memproduksi efek berlawanan dari esensi kehadiran situs jejaring sosial, sebagaimana apa yang ingin dikritik para postmodernist. Ketika keadaan beserta asumsi diatas muncul, timbul sebuah pertanyaan besar. Bagaimana aktualisasi diri dari pengguna Facebook sebagai proses pembentukan identitas sosial di dalam ruang publik maya situs jejaring sosial Facebook? Penelitian ini dirancang untuk mengamati dan menganalisa bagimana aktualisasi diri dari pengguna Facebook, dalam pembentukan jati dirinya sebagai bagian dari ruang maya yang hadir di dalam bentuk situs jejaring sosial Facebook. Penelitian ini akan bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan menggunakan teknik Medianalyst sebagai acuannya. Pertanyaan tersebut terjawab melalui dua point penting. Pertama adalah ruang publik maya dan pembentukan identitas sosial pengguna situs jejaring sosial Facebook merupkan aktualisasi individu di dalam ruang maya yang diciptakan oleh pengguna Facebook, dimana pengguna Facebook menginginkan eksistensinya selalu diakui oleh ruang publik. Kedua adalah Kritik-Kritik Postmodernisme Terhadap Identitas Pengguna Facebook, dimana terjadi dehumanisasi mind-set penggunanya. Peran keseteraan dan kemudahan akses dari terciptanya ruang publik maya Facebook, ternyata diakibatkan kebutuhan manusia itu sendiri terhadap komunikasi yang semakin besar. Individu yang berada dalam lingkaran pengguna Facebook memiliki alasan bahwa dirinya memiliki kewajiban dalam eksistensinya di dunia modern ini. Sehingga dengan pehaman yang sedaanya dan kurang kritisnya para pengguna Facebook, posmodernitas dapat muncul dengan wajah hyper-realitasnya. Kata kunci: Facebook, jejaring sosial, ruang publik, identitas sosial, postmodern, hyper-realita, medianalyst.

Kata Kunci : Jejaring Sosial; Internet


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.