Laporkan Masalah

Analisis Faktor-Faktor Yang mempengaruhi Kinerja Pelayanan Jual Beli Hak Atas Tanah Di Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta

YUNI MURWANI WIJAYANINGSIH, --

2009 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Kepadatan Kota Yogyakarta yang semakin tinggi memberikan implikasi meningkatnya transaksi jual beli hak atas tanah. Selain karena faktor desakan jumlah penduduk juga karena faktor ekonomi yang menuntut kebutuhan akan tanah masyarakatnya. Setiap transaksi jual beli hak atas tanah yang dilakukan haruslah melalui pengurusan di Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta agar mendapatkan legalisasi hak atas tanah dengan diterbitkannya tanda bukti kepemilikan berupa sertifikat. Segala pengurusan sertifikat tanah di Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta telah memiliki Standar Prosedur Operasi Pengaturan dan Pelayanan selanjutnya disebut SPOPP. Ketentuan ini berlaku setelah diterbitkannya Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2005. Akan tetapi pelaksanaan SPOPP tersebut masih belum berjalan secara maksimal. Masyarakat masih banyak mengeluhkan mengenai ketidakjelasan biaya dan waktu penyelesaian. Sebagai satu-satunya organisasi publik yang memiliki lingkup tugas di bidang pertanahan, Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta dituntut untuk memberikan pelayanan yang akuntabel, responsif, dan efisien. Kekurangoptimalan Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentunya dipengaruhi oleh beberapa hal. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta, khususnya pelayanan jual beli hak atas tanah. Pengukuran kinerja melalui indikator akuntabilitas, responsifitas, dan efisiensi. Sedangkan pengidentifikasian faktorfaktor yang berpengaruh melalui sudut pandang lingkungan organisasi, yaitu internal dan eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini digunakan untuk melukiskan, memaparkan, menuliskan dan melaporkan keadaan suatu objek atau peristiwa tanpa menarik suatu kesimpulan umum. Setelah dilakukan proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi data diperoleh kesimpulan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta terdiri dari dua bentuk yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari kemampuan SDM, sarana dan prasarana, budaya korupsi, reward dan punishment, serta pengawasan internal. Sedangkan faktor eksternal berupa pengawasan eksternal. Rekomendasi dari penelitian ini atas pelayanan yang dilakukan adalah (1) peningkatan sarana dan prasarana terutama berbasis teknologi modern, (2) perbaikan manajemen organisasi, (3) reformasi moral birokrasi pertanahan (4) optimalisasi kontrol instansi eksternal, (5) pembentukan lembaga pengawas PPAT.

Kata Kunci : Kinerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.