Laporkan Masalah

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA GEMPA (Studi Program Perbaikan Ekonomi Pasca Gempa Bumi Oleh Yayasan Rebana di Dusun Panggil, Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah

Yunita Rahmaniar, Suparjan

2010 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Penelitian ini tentang pemberdayaan masyarakat pasca gempa yang difokuskan pada organisasi yang mewadahinya, serta pelaku pemberdayaan, yang di landasi oleh pemikiran bahwa masyarakat yang terkena bencana gempa perlu segera didampingi dan dipersiapkan untuk dapat menerima keadaan, bangkit kembali dan menata kehidupan secara mandiri. Berbasis potensi lokal, masyarakat perlu didorong partisipasi dan kemandiriannya untuk memperbaiki kualitas kehidupan mereka. Penelitian ini menyoroti kegiatan dari Yayasan Rebana, yaitu yayasan yang mempunyai program berupa pemberdayaan ekonomi keluarga dengan melakukan pengembangan sistem melalui pembudidayaan ikan lele sebagai sarana untuk percepatan pemulihan perekonomian masyarakat Dusun Panggil, di Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Dalam penelitian ini, peneliti mengamati bagaimana yayasan Rebana mewadahi pelaksanaan pemberdayaan pasca gempa, serta berhasil atau tidaknya program pemberdayaan pasca gempa yang dilaksanakan oleh Yayasan Rebana Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriftif. Teknik sampling menggunakan Purposive Sample, dengan informan yayasan Rebana, kelompok petani lele yan dibentuk oleh yayasan Rebana, serta masyarakat di daerah penelitian yang mengetahui tentang jalannya program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh yayasan Rebana. Penelitian ini dilakukan di Dusun Panggil, Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Selama penelitian berlangsung peneliti melakukan analisis data yang diperoleh, menggunakan reduksi data dan menarik kesimpulan dengan verifikasi. Hasil penelitian yang di dapat. Dalam proses pemberdayaan kelompok petani lele ini Yayasan Rebana berperan sebagai pendamping atau fasilitator yang menyertai proses perkembangan kelompok, membantu memecahkan masalah, dan ikut menentukan alternatif pemecahan. Yang mana disini Yayasan Rebana juga merupakan penghubung dengan pihak-pihak yang terkait dalam proses pemberdayaan. Disamping itu, dalam pemberdayaan ini Yayasan rebana juga berperan sebagai pelatih dan pendidik, yaitu dengan mencarikan dan menyalurkan informasi-informasi dan pengalaman-pengalaman dari luar ke dalam kelompok melalui berbagai metode belajar-mengajar. Sedangkan dampaknya bagi petani, selain memberikan alternatif mata pencaharian diluar sektor pertanian, tetapi juga memberikan tambahan pengetahuan dan sebagai pendorong bagi kelompok petani lele untuk mengembangkan usaha budidaya lele yang dapat memberikan tambahan pendapatan diluar pendapatan yang mereka terima baik dari sektor pertanian maupun sektor pekerjaan mereka yang lain.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.