Laporkan Masalah

Evaluasi Implementasi Program PNPM Mandiri Perkotaan Di Desa Sukajaya Kabupaten Sumedang

DEASEFA NURUL LESTARI, Agus Heruanto Hadna

2010 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa dalam pelaksanaan program perlu diadakan evaluasi agar dapat diketahui apakah implementasi kebijakan publik mencapai output yang sesuai dengan tujuan program. Program PNPM Mandiri Perkotaan merupakan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kemandirian masyarakat dan kepedulian masyarakat, khususnya masyarakat di perkotaan. Program ini merupakan program pengentasan kemiskinan melalui cara pemberdayaan. Keberhasilan implementasi program ini dilihat dari pelaksanaannya, dan keberhasilan dilihat dari output yang telah dihasilkan. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif dengan cara membandingkan antara masyarakat gemeinschaft dan masyarakat gesselschaft. Hal ini disebabkan karena masyarakat di Desa Sukajaya terbagi atas dua kelompok, yaitu kelompok masyarakat pinggir kota dan masyarakat yang masih tinggal di pedesaan. Hasil dari penelitian ini secara garis besar adalah Program PNPM Mandiri Perkotaan sudah mampu memberikan output yang sesuai dengan tujuan Program itu sendiri. Output yang dihasilkan adalah peningkatan sarana dan prasarana, keterlibatan masyarakat dan distribusi keadilan terhadap kelompok sasaran. Dalam pelaksanaannya, masyarakat diajak terlibat langsung dalam Program ini, mulai dari Pemetaan Swadaya, menentukan skala prioritas kebutuhan, dan menyusun proposal kegiatan. Tingkat swadaya masyarakat pun sudah melebihi batas yang ditentukan, yaitu lebih dari 1/3 dana kegiatan. Keberhasilan pelaksanaan Program PNPM Mandiri Perkotaan dipengaruhi beberapa faktor, antara lain persepsi masyarakat, koordinasi antar stakeholders dan kemampuan SDM. Dengan persepsi masyarakat kelompok sasaran. Tingkat harapan masyarakat yang tinggi terhadap program mempengaruhi pelaksanaan Program PNPM Mandiri Perkotaan. Selain itu, dalam pelaksanaannya, masyarakat dibantu oleh fasilitator yang memiliki peranan sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh masing-masing fasilitator. Sebelumnya fasilitator harus mengikuti pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan tahapan-tahapan Program PNPM Mandiri Perkotaan. Namun koordinasi antar stakeholders di Desa Sukajaya masih kurang sehingga tidak jarang menimbulkan kesalahpahaman. Dengan melihat tingkat pencapaian implementasi di Desa Sukajaya, maka akan lebih baik jika program ini pelaksanaanya berkelanjutan, keterlibatan masyarakat tidak hanya ketika pelaksanaannya namun juga ketika proses perencanaannya juga, dan koordinasi antar stakeholder ditingkatkan untuk mengurangi kesalahpahaman. Kata Kunci: Evaluasi Implementasi, PNPM Mandiri Perkotaan

Kata Kunci : Kemiskinan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.