Komunikasi Krisis dalam Partai Politik (Strategi Komunikasi Krisis Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa dalam Penanganan Konflik Pasca Pemecatan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum Dewan Ta
Fakhri Zakaria, Wisnu Martha Adiputra
2010 | Skripsi | Ilmu KomunikasiKrisis merupakan suatu hal yang tidak mungkin dihindari oleh setiap organisasi. Berbagai kenyataan telah menunjukkan sebesar apapun organisasi tetap tidak bisa lepas dari ancaman krisis yang yang bisa menimpanya sewaktu-waktu, tidak terkecuali bagi partai politik sebagai sebuah organisasi politik. Catatan sejarah menunjukkan koflik, dalam berbagai dimensinya, menjadi sumber krisis bagi partai politik di Indonesia selama beberapa periode. Humas merupakan kunci komunikasi yang efektif dalam situasi krisis karena mencakup apa-apa saja yang harus dilakukan serta dikatakan oleh organisasi dalam kondisi krisis. Dalam situasi konflik humas memegang peranan penting dalam membangun pengertian bersama (mutual understanding) antara pihak-pihak yang berkonflik, sesuai dengan fungsi humas sebagai pembentuk dan pemelihara proses komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Namun seringkali humas masih dipahami sempit sebatas sebagai pengumpul massa saat kampanye pemilu. Penelitian ini memaparkan pendekatan kehumasan dalam komunikasi krisis di Partai Kebangkitan Bangsa. PKB merupakan partai yang mempunyai catatan konflik panjang dalam sejarah kepartaian Indonesia pasca reformasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitaif deskriptif dengan metode studi kasus dengan contoh kasus strategi komunikasi krisis DPP PKB pasca pemecatan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dengan narasumber kunci dan diperkuat dengan data sekunder dari analisis dokumen yang relevan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi krisis yang dilakukan DPP PKB mencapai tujuannya lewat tercapainya islah antara Abdurrahman Wahid dengan Muhaimin Iskandar, serta kembalinya pengurus-pengurus teras partai. Humas partai, yang meskipun secara struktural telah terpecah akibat konflik, mampu menjalankan tugasnya sebagai alat bagi organisasi untuk berkomunikasi serta membangun pemahaman bersama dalam situasi konflik lewat pendekatan-pendekatan komunikasi persuasif. Kata kunci : krisis, konflik, komunikasi krisis, humas, islah (rekonsiliasi)
Kata Kunci : Komunikasi dan Partai Politik