STUDI KINERJA DINAS PERHUBUNGAN KOTA YOGYAKARTA
PURWANTININGSIH, Yeremias T Keban
2009 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Secara keseluruhan kinerja Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta sudah cukup baik. Beberapa indikator yang digunakan menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan kinerjanya. Dimulai dari produktivitas organisasi yang mana menunjukkan beberapa program yang dapat terealisasi dari target rencana awal organisasi. Program dapat terealisasi walaupun tidak sepenuhnya karena terkendala anggaran yang ada, namun dapat dikatakan telah mencukupi beberapa tujuan program organiasasi. Terkait responsivitas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dinilai sudah responsif. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan organisasi untuk cepat tanggap atas datangnya keluhan dari pengguna jasa atau masyarakat. Selain itu diimbangi dengan dibukanya beberapa media sebagai corong untuk penyampaian aspirasi masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Sedangkan dari segi kualitas pelayanan ditunjukan dengan upaya dinas untuk senantiasa mewujudkan ketertiban, keteraturan dalam memberikan pelayanan. Upaya tersebut tidak hanya bersifat internal organisasi namun juga eksternal organisasi. Berbicara tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja kemampuan SDM dinilai kurang memberikan pengaruh karena walapun sebenarnya kekurangan tenaga yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, namun dapat diatasi dengan adanya pelatihan yang diberikan secara continue oleh organisasi. Sedangkan untuk struktur organisasi, kepemimpinan dan sarana prasarana memberikan pengaruh atas kinerja organisasi. Dari struktur adanya koordinasi dan pembagian kerja yang jelas menjadikan pola kinerja menjadi efektif. Peranan pemimpin yang senantiasa memotivasi pegawainya dan selalu memonitoring setiap kegiatan dinas secara langsung lebih menjadikan kinerja pegawai menjadi optimal. Begitu pula dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh organisasi. Kondisi kualitas sarana prasarana yang dimiliki yang kurang maksimal pada akhirnya mengakibatkan pekerjaan menjadi terhambat. Sedangkan untuk hubungan organisasi kurang memberikan pengaruh karena pola hubungan dan komunikasi yang terbangun dalam orgnisasi bersifat fleksibel sehingga memudahkan setiap alur komunikasi antar satuan kerja.
Kata Kunci : Kinerja Lembaga