PERAN AKTOR TRANSNASIONAL DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA NTB PASCA BOM BALI
Muhammad Johansyah, Usmar Salam
2009 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPariwisata NTB selama ini masih tergantung dengan Bali dan secara langsung terkena dampak dari segala kejadian yang terjadi di Bali. Kemandirian pariwisata NTB menjadi penting sebab akan mendorong usaha yang kreatif. Peranan Pemerintah Daerah (Pemda) masih sangat dominan dan berpengaruh sebagai aktor transnasional dalam kegiatan pariwisata di NTB. Dengan otoritas dan kewenangan formal yang dimiliki Pemda NTB berusaha untuk menciptakan kondisi yang nyaman untuk wisatawan. Mengeluarkan Perda yang mengatur pariwisata, mengajak masyarakat untuk sadar wisata, menciptakan kondisi politik yang stabil, dan berusaha untuk menjaga kemajemukan masyarakatnya. Sebagai daerah yang sedang berkembang sektor pariwisata NTB, Pemda NTB melalui dinas terkait yakni, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) propinsi NTB. Hal ini didukung oleh adanya Undang-Undang (UU) Otonomi Daerah serta adanya peraturan pemerintah tentang perimbangan keuangan daerah dengan pusat. Daya tarik wisata pantai di 3 (tiga) Gili, Senggigi dan Kuta menjadi andalan untuk memikat para wisatawan berkunjung berulang kali sekaligus promosi secara lisan kepada teman, keluarga dan lain-lain. Promosi lainnya adalah dengan mengagendakan dan memperkenalkan kebudayaan tradisional yang dimiliki. Sebab dengan terdiri dari 2 pulau besar, tiga suku yang berbeda serta terdapatnya perbedaan bahasa daerah membuat NTB memiliki keanekaragaman yang khas, namun industri pariwisata NTB masih labil dengan isu kriminal dan perkelahian antar wilayah. Keberadaan aktor-aktor transnasional juga masih terbatas. Dua aktor besar adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi NTB dan Emaar Properties. Termasuknya Disbudpar NTB sebagai aktor transnasional lokal yang mempunyai hubungan atau link dengan individu, kelompok swasta maupun formal. Keberadaan Bandara Internasional Lombok (BIL) yang akan segera beroperasi diharapkan akan mengurangi ketergantungan penerbangan internasional dari daerah lain. Sebab propinsi NTB masih terkendala minimnya sarana dan prasarana transportasi. Terlibatnya masyarakat juga menjadi agenda penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan propinsi NTB. Keamanan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemulihan dan pengembangan pariwisata NTB, serta dengan peningkatan SDM masyarakat setempat, dan penyatuan visi yakni untuk kepentingan bersama akan setidaknya mengurangi konflik yang rentan terjadi. Dan dengan pembangunan Bandara Innternasional Lombok akan banyak menunjang pariwisata NTB sebab dengan penerbangan langsung wisatawan mancanegara akan dapat mengetahui secara langsung keberadaan dan sumber daya alam yang dimiliki pariwisata NTB. Pengelolaan secara serius dari berbagai bentuk cinderamata akan manjadikan lebih baik dikemudian hari. Pengelolaan wisatawan nusantara sangat memungkinkan dan untuk meminimalkan resiko akan isu-isu yang berkembang di dunia internasional.
Kata Kunci : Pariwisata