TUBUH SEBAGAI KOMODITI PEMBENTUKAN GAYA HIDUP DI KALANGAN MAHASISWA UGM DAN UNY
Dorry Mayrawan, Tadjuddin N.E
2009 | Skripsi | SosiologiAwal ketertarikan peneliti untuk membahas mengenai tubuh sebagai komoditi dalam pembentukan gaya hidup kalangan mahasiswa di Yogyakarta bahwa banyak orang termasuk mahasiswa menginginkan tubuh yang sehat dan ideal. Beragam cara dapat ditempuh oleh mahasiswa baik dengan cara sederhana maupun dengan cara modern seperti melakukan perawatan tubuh di salon atau fitness centre. Perbedaan tersebut bisa dilihat dari perawatannya dimana perawatan dengan cara sederhana dilakukan dengan cara seadanya, sedangkan perawatan tubuh di salon atau fitness centre dilakukan dengan peralatan modern yang dianggap cara yang lebih tepat untuk mencapai tubuh yang sehat dan ideal. Akan tetapi, perawatan tubuh di salon dan fitness centre di sini kebanyakan dilakukan oleh golongan menengah atas saja, sementara itu golongan menengah bawah tidak mampu untuk mengaksesnya. Sehingga timbul pertanyaan bahwa benarkah mereka hanya sekedar menginginkan tubuh yang sehat dan ideal saja, ataukah adakah gaya hidup yang tidak tampak dari perilaku konsumsi yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimanakah perawatan tubuh antara mahasiswa dan mahasiswi UGM dan UNY di salon Natasha Skincare dan Lembah Fitness Centre. Dan juga mengetahui bagaimanakah tubuh dimaknai sebagai sebuah komoditas dalam pembentukan gaya hidup kalangan mahasiswa dan mahasiswi UGM dan UNY.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti mewawancarai dua pihak. Pihak pertama yaitu pengelola salon dan fitness centre, sementara itu pihak kedua yaitu mahasiswa yang melakukan perawatan tubuh di kedua tempat tersebut. Setelah melakukan analisis data, diperoleh hasil bahwa tubuh sebagai komoditi dalam pembentukan gaya hidup kalangan mahasiswa UGM dan UNY ditandai dengan perawatan tubuh yang dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi UGM di Lembah Fitness Centre dan Natasha Skincare. Perawatan tubuh di LFC, kebanyakan mahasiswa UGM dan UNY memilih program pembentukan tubuh ( body building ) untuk membentuk tubuh dan disamping itu juga memilih program kebugaran untuk menjaga stamina, sedangkan bagi mahasiswi UGM maupun UNY kebanyakan memilih program penurunan berat badan terlebih untuk menurunkan berat badan dan selain itu juga memilih program kebugaran agar tubuh tidak mudah lelah. Sementara itu, perawatan tubuh di NSC, banyak mahasiswa dan mahasiswi UGM dan UNY memilih program perawatan kulit wajah ( skin care ). Pemaknaan mahasiswa baik UGM maupun UNY, yang melakukan perawatan tubuh di LFC bertujuan untuk membentuk tubuh. Sedangkan bagi bagi mahasiswi UGM maupun UNY, perawatan tubuh di LFC bertujuan terutama pada aspek penampilan sehingga menjadi lebih percaya diri. Sementara itu, pemaknaan mahasiswa baik UGM maupun UNY, yang melakukan perawatan tubuh di NSC bertujuan untuk menjaga dan menambah penampilan sehingga menjadi percaya diri. Sedangkan bagi mahasiswi, perawatan tubuh di NSC bertujuan untuk penampilan dan juga kecantikan. Lingkungan eksternal memegang peran yang besar pembentukan gaya hidup dan perawatan tubuh yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa dan mahasiswi UGM maupun UNY. Lingkungan eksternal di sini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan social dan media massa. Ada dua macam bentuk suplemen – suplemen penunjang dalam perawatan tubuh kalangan mahasiswa dan mahasiswi UNY yaitu berupa suplemen makanan di LFC dan berupa produk – produk kosmetik di NSC yang memegang peranan yang sangat penting dalam perawatan tubuh.
Kata Kunci : Gaya Hidup