Laporkan Masalah

PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN SEBAGAI PROGRAM COMMUNITY DEVELOPMENT PERTAMINA

Iqamah Dyah Mumpuni, Sunyoto Usman

2009 | Skripsi | Sosiologi

berbagai perusahaan, tidak terkecuali dengan perusahaan pertambangan. Mereka berlomba-lomba untuk melakukan kegiatan CD, hal ini dilakukan untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar dan menunjang kegiatan operasional perusahaan, tetapi kompleksifitas permasalahan kegiatan CD perusahaan pertambangan mesti harus ditanggapi dengan serius karena program CD memerlukan perencanaan, pelaksanaan, dan pembiayaan yang matang agar program tepat pada sasaran. Sedangkan suatu hal yang tidak bisa dipungkiri dari suatu perusahaan adalah mendapatkan keuntungan. Dari latar belakang tersebut penulis merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Bagaimana Pertamina UP IV Cilacap menjalankan kegiatan PKBL, 2. Apakah dampak dari penerapan PKBL dalam pemberdayaan usaha kecil disekitar wilayah operasi Pertamina dan bagi Pertamina sendiri. Metode yang dipakai dalam penulisan ini adalah metode studi kasus dengan tipe penelitian kualitatif dan jenis deskriptif analisis. Adapun yang penulis pilih menjadi informan dalam penelitian ini adalah : staf PKBL Pertamina, dan usaha kecil yang mengajukan bantuan dana kemitraan PKBL. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode interaktif meliputi : observasi, wawancara, serta metode non interaktif meliputi : studi pustaka. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan, maka dihasilkan analisis bahwa : PKBL dilakukan karena peraturan yang mengaturnya, hal ini sudah ditetapkan oleh pemerintah, oleh karena itu pola kemitraan yang ditawarkan oleh program PKBL berpola sentralistik atau top-down. Dimana dengan mekanisme top-down titik penekanan tentang keputusan-keputusan tentang kegiatan sosial yang diberikan sepenuhnya merupakan kebijakan pihak yang berkuasa (pemerintah)., Bahwa PKBL juga dimaksudkan sebagai cara untuk memupuk modal sosial dan peningkatan rasa trust masyarakat terhadap Pertamina. Dan kemudian dapat disimpulkan bahwa : 1. PKBL dilakukan oleh Pertamina UP IV Cilacap terlihat masih kurang optimal, karena belum memberdayakan usaha kecil seutuhnya. Hal ini terlihat dari kegiatan kemitraan yang hanya memfokuskan kegiatannya pada penyaluran dana pinjaman, dan perluasan jaringan pasar, tetapi tidak melihat bagaimana keadaan nyata dilapangan bahwa permasalahan usaha kecil tidak hanya terkait dengan masalah dana saja. Mereka juga terkendala dengan permasalahan SDM, motivasi untuk usaha, dan strategi usaha dikala situasi tidak stabil, dan apabila keadaan ini tidak diperhatikan bukan tidak mungkin akan membuat usaha dari mitra binaan berhenti. 2. PKBL merupakan produk dari peraturan, dan kegiatan yang dilakukan menggunakan pendekatan top-down memberikan dampak menempatkan usaha kecil hanya sebagai konsumen dan bukan sebagai partisipan. Padahal partisipasi merupakan suatu komponen yang harus ada dalam konsep pembangunan sosial dan CD. Untuk itu kegiatan PKBL selanjutnya diharapkan dapat dijalankan dengan memandang aspek-aspek yang disesuaikan dengan apa yang ada di lapangan. Dengan begitu diharapkan ada kesesuaian antara apa yang dibutuhkan dengan apa yang akan disediakan.

Kata Kunci : Kemitraan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.