Strategi Brand Activation dalam Komunikasi Pemasaran Terpadu
Wahyuni Putri Hartini, WIDODO AGUS SETIANTO
2009 | Skripsi | Ilmu KomunikasiMenciptakan merek yang unggul dibenak konsumen dan angka penjualan yang tinggi bukan lah hal yang mudah. Diperlukan sebuah sinergi antara produk yang baik dan komunikasi yang efektif. Sebuah pengkombinasian yang memerlukan elemen – elemen lebih dari satu. Konsep brand activation yang merupakan sebuah bentuk cara berkomunikasi yang baru terhadap konsumen menawarkan manfaat yang tidak sedikit. Komunikasi yang diciptakan bersifat dua arah. Sudah bukan jamannya lagi merek berkomunikasi secara searah. Brand activation menawarkan sebuah komunikasi yang bersifat dua arah, di mana konsumen dapat berinteraksi langsung dengan merek dan menciptakan sebuah pengalaman merek oleh konsumen. Bentuk komunikasi tersebut beragam bentuknya. Dibutuhkan integrasi lebih dari satu media komunikasi dalam pelaksanaan konsep brand activation guna memperoleh keefektifan komunikasi. Untuk itu penerapan brand activation sekaligus dapat berfungsi sebagai strategi komunikasi pemasaran terpadu. Dagadu sebagai ikon cinderamata alternatif Yogyakarta sudah tidak lagi asing bagi masyarakat Indonesia. Keberhasilannya menjadi top of mind di masyarakat tidak lepas dari program – program komunikasi pemasarannya yang unik dan kreatif. Komunikasi memang menjadi titik penting sekaligus genting dalam perjalanan produk Dagadu Djokdja. Pada masa awalnya, komunikasi dilakukan semata-mata melalui produk dan kemasannya, namun dengan makin maraknya persaingan dan pembajakan merek Dagadu itu sendiri dibutuhkan program komunikasi yang menjadi andalan dan pembeda dari pesaing dan pembajaknya. Program Roemah Moedik yang telah rutin digelar sejak tahun 2005. Selama empat tahun dagadu tidak hanya berkomunikasi searah melalui media massa, melainkan memanfaatkan media lain sebagai pendukung dan mengintegrasikannya dalam sebuah program brand activation yaitu Roemah Moedik. Dalam pelaksanaan seluruh program brand activation Dagadu Roemah Moedik, dapat disimpulkan pola brand activationnya yaitu : • Aktivitas intinya adalah marketing event • Penggunaan seluruh media komunikasi pemasarasn secara terpadu. aktivitas media lini atas, (iklan Koran dan radio) digunakan untuk membesarkan aktivitas utamanya. Sedangkan aktivitas media lini bawah lebih untuk mendukung event yang diselenggarakan. • Adanya program kreatif dan inovatif dengan melibatkan seluruh indera konsumen • Pemasar melakukan aktivitas jemput bola • Komunikasi yang terjalin bersifat dua arah dan terjadi interaksi langsung antara merek dengan konsumen Untuk itu pertanyaan terbesar dalam penelitian ini adalah bagaimana Roemah Moedik yang merupakan program brand activation PT. Aseli Dagadu Djokdja mampu berperan sebagai strategi komunikasi pemasaran terpadu bagi PT. Aseli Dagadu Djokdja sudah dapat terjawab. Roemah Moedik yang merupakan program brand activation pada akhirnya mampu memenuhi tujuan awal program brand activation untuk menciptakan pengalaman merek dan komunikasi dengan konsumen dengan menggunakan berbagai paduan alat komunikasi yang terintegrasi sebagai strategi komunikasi pemasaran terpadu.
Kata Kunci : Pemasaran