Laporkan Masalah

Pemilu Dan Restrospective Voting : Studi Perilaku Pemilih Pekerja Pada Pemilu 2009 diPT.WoongjinTextiles,Tangerang-Banten

LHARIES, Lukman, Sri Djoharwinarlien

2009 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)

ABSTRAKSI Hasil Pemilu legislatif 2009 telah merubah konfigurasi kekuatan politik dilegislatif,partaidari presiden incumbents ecaraluarbiasa telahber hasil memenangkan kursi terbesar dilegislatif,jauhmeninggalkan perolehankursipartai-partailainnya. Menariknya dalam pemilu kali ini,pemilih memiliki kesempatan pertama kali yang dimiliki sejak demokratisasi berjalan pada tahun 1998,untuk dapat menilai kinerja dan kebijakan dari pemerintahan yang mereka pilih langsung pada pemilu 2004lalu. Teori retrospective voting memperkenalkan sebuah cara bagi pemilih untuk dapat menemukan cara pembanding dan referensi yang efektif untuk dapat meentukan pilihan yang terbaik bagi mereka ditengah berbagai alternatif kebijakan yang ditawarkan diantara kontestan. Pemilu secara tidak langsung merupakan ajang pertanggungjawaban bagi incumbent kepada pemilih atas apa yang telah diakerjakan selama memimpin pemrintahan. Karena kinerja dan kebijakan dari incumbent dijadikan sebagai tolak ukur bagi pemilih untuk menentukan pilihan. Bila dianggap berhasil maka pemilih akan memilih kembali incumbent untuk berkuasa,sedangkan bila dianggap gagal dalam memerintah,maka incumben takand itinggalkan oleh pemilih. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian untuk mengetahui perilaku emilih pekerja,fokus dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara tingkat kepuasan pemilih pekerja terhadap kinerja dan kebijkan incumbent dengan pilhan partai politiknya,karena pekerja merupakan segmen didalam masyarakat yang paling riskan terpapar dampak dari pencapaian dan prestasi pemerintah dibidang ekonomi.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantatif,dengan survei sebagai alat untuk mengumpulkan datad ilapangan.Penelitian ini mengambil pekerjadi PT.Woongjin Textiles sebagai objek penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa memang ada hubungan yang signifikan anatara tingkat kepuasan pekerja terhadap kinerja incumben dengan pilihan partai politik nya meskipun tingkat korelasinya lemah.Hal ini disebabkan karena ternyata pada faktanya tingkat kepuasan pemilih pekerja terhadap kebijkan dan kinerja incumbent tidak berbanding lurus dngan pilihan partai poltiknya,seperti yang digambarkan oleh teori retrospective voting. KataKunci:pemilu,incumbent,retrospective voting

Kata Kunci : Pemilu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.