Laporkan Masalah

Strategi Survival Masyarakat Desa Hutan (Studi Strategi Survival Masyarakat Desa Hutan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Hidup Melalui Pemanfaatan Sumberdaya Lokal di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono

Ika Rahayu Anggraini, Nurhadi

2009 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Intisari Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki wilayah pedesaan lebih banyak. Angka kemisikinan di Indonesia masih di wilayah pedesaan. Menurut data Kementrian Negara Percepatan Pembangunan Daerah tertinggal kemiskinan tersebut berada di kawasan desa hutan, besarnya persentase keluarga miskin yang tinggal di desa hutan. Sampai saat ini desa hutan masih menjadi daerah kantong-kantong kemiskinan. Namun fakta yang ada keberadaan desa hutan masih merupakan isu oleh segelintir pihak. Tidak banyak pihak memeperhatikan permasalah yang dihadapi oleh masyarakat desa hutan. Masyarakat desa hutan terkondisikan dengan situasi yang penuh dengan keterbatasan. Oleh sebab itu, penelitian ini mengangkat tema tentang kehidupan masyarakat desa hutan, khusunya strategi survival masyarakat desa hutan dalam memanfaatkan potensi lokal mereka. Dalam kehidupan sehari-hari kondisi masyarakat penuh keterbatasan sehingga berdampak pada penghidupan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Hasil analisis tersebut kemudian dapat digunakan untuk memetakan permasalah yang di hadapi masyarakat. Unit analisis dalam penelitian ini masyarakat Dusun Kambangan dan Dusun Rowo, teknik pengumpulan data berdasar purposive sampling, informan dianggap bisa mewakili persoalan-persoalan yang dikaji oleh peneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam dan penelusuran data online. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dari hasil wawancara dan pengamatan peneliti. Sedangakan data sekuder diperoleh dari laporan pihak terkait. Untuk memetakan kondisi masyarakat di kedua dusun tersebut pendekatan yang digunakan adalah pendektan Sustanable Livelihood Approach (SLA). SLA dikategorikan dalam lima aspek, yaitu: human capital, natural capital, physic capital, social capital dan financial capital. Hasil temuan lapangan, berdasar analisis tersebut diketahui bahwa natural capital dan social capital merupakan modal utama yang ada diwilayah tersebut. Permasalah yang dihadapi oleh masyarakat adalah permasalah sumberdaya manusia, fisik dan keuangan. Secara garis besar untuk stretegi yang digunakan masyarakat untuk bertahan di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, masyarakat hidup dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar mereka. Bentuk strategi survival yang dilakukan masyarakat meliputi: masyarakat melakukan berbagai pekerjaan alternatif, menanam tanaman yang memiliki nilai jual pada sawah mereka disela-sela musim tanam dan melalui forum LMDH mereka berusaha meningkatkan posisi tawar mereka terhadap para stakeholder sehingga nilai jual getah mereka mampu memberi kontribusi ekonomi lebih dalam kehidupan mereka. Kata kunci: strategi survival, masyarakat desa hutan, SLA.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.