Laporkan Masalah

Kinerja Radio republik Indoensia (RRI) YOGYAKARTA

BERNADETA WAHYU MINARTI, Agus Heruanto Hadna

2009 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

INTISARI Diberlakukannya PP No.12 tahun 2005 tentang perubahan status Radio Republik Indonesia (RRI) menjadi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) membawa konsekuensi pada beban tugas yang semakin kompleks karena harus berorientasi pada pelayanan publik. Tugas RRI adalah memberikan layanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, menjadi perekat dan kontrol masyarakat serta melestarikan budaya bangsa. Untuk memenuhi tuntutan tersebut RRI mempunyai 4 programa dengan format stasiun dan segmentasi yang berbeda. Sebagai sebuah organisasi yang berada dalam suatu sistem penyiaran publik, RRI dituntut untuk selalu meningkatkan kinerjanya agar tujuan dari diadakannya lembaga penyiaran publik dapat tercapai. Hal ini diukur dengan melihat kinerja RRI ketika sebelum statusnya berubah sampai sekarang ketika statusnya berubah menjadi Lembaga Penyiaran Publik. Kinerja diukur dengan beberapa indikator yang sesuai dengan kondisi RRI. Tentunya terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kinerja RRI sehingga masalah ini layak untuk diteliti. Asumsinya, peningkatan kinerja RRI sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dikaji dalam penelitian ini. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan wawancara kepada pegawai dan pendengar RRI dan kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Selain itu data juga diperoleh dari observasi dan dokumentasi. Peningkatan kinerja RRI Yogyakarta dapat dilihat dari kualitas programming yang sesuai dengan tujuan dan fungsi RRI sebagai lembaga penyiaran publik, serta mekanisme evaluasi yang terkontrol. Perubahan signifikan yang terjadi setelah status RRI berubah menjadi LPP pada tahun 2005 adalah program acara siaran yang cenderung memakai format dialog interaktif, adanya kebebasan bagi publik untuk mengeluarkan aspirasinya, serta positioning RRI yang lebih tersegmentasi sehingga jelas sasaran pendengarnya dan konsep polapola siarannya. Faktor internal yang mempengaruhi perubahan kinerja yaitu tujuan organisasi, struktur organisasi, budaya organisasi, sumber daya manusia, sumber daya fisik, dan sumber daya finansial. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi perubahan kinerja adalah radio-radio swasta dan partisipasi pendengar. Empat tahun RRI Yogyakarta sebagai LPP telah membuktikan adanya peningkatan kinerja. Dari hasil penelitian ini terdapat beberapa rekomendasi agar kinerja RRI terus meningkat, diantaranya adalah dengan membuat sistem pengembangan SDM yang terencana, mempertahankan terbukanya ruang partisipasi bagi publik, berani melakukan perubahan format siaran dengan dasar kebutuhan pendengar, dan senantiasa berpegang teguh pada prinsip radio publik. Perlu juga diadakan kajian mendalam mengenai penyiaran publik dan bentuk yang cocok untuk diterapkan di Indonesia sehingga akan memberi gambaran masa depan yang lebih baik bagi lembaga penyiaran publik, khususnya RRI. Kata kunci: kinerja, penyiaran publik, kualitas programming, mekanisme evaluasi

Kata Kunci : Manajemen Kinerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.