Laporkan Masalah

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI (Peningkatan Produksi Padi Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Kismotaruno IV Di Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali)

Rahma Perdana Siwi, Tri Winarni SP

2009 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

INTISARI Kelompok tani padi kismotaruno Iv merupakan salah satu kelompok tani di desa kuwiran kecamatan bnayudono kabupaten boyolali. Kelompok tani ini mengalami penurunan produksi padi pasca gempa bumi bulan Mei tahun 2006 dan terjadi pembatasan pupuk kimia bersubsidi pada awal tahun 2008. Permasalahan tersebut menjadi perhatian bagi penulis, kemudian penulis angkat menjadi tema dalam skripsi dengan judul “PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI (Peningkatan Produksi Padi Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Kismotaruno IV Di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali)”. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer, yakni diperoleh langsung dari lapangan pada saat penelitian dan data sekunder, yakni berupa dokumen tertulis. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Kelompok Tani Padi Kismotaruno IV. Dalam teknik pengumpulan data, penulis melakukan observasi langsung ke lapangan, melakukan wawancara langsung kepada informan dan mendokumentasikan segala kegiatan penelitian. Memeriksa keabsahan data, penulis menggunakan teknik triangulasi dan konfirmabilitas dan dalam menganalisa data, penulis menggunakan teknik analisa data, penyajian data kemudian ditarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan adalah Kelompok Tani Padi Kismotaruno IV melakukan usaha-usaha pemberdayaan dalam upaya meningkatkan produktivitas padi. Usaha-usaha pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Padi Kismotaruno IV yaitu mereka mampu mengelola sendiri pupuk alami mulai dari memembuat pupuk alami sampai pemakaian pupuk alami, dengan demikian petani tidak khawatir apabila terjadi kelangkaan pupuk urea. Kedua, membentuk usaha toko “Saprodi” yang juga dikelola sendiri oleh kelompok, hal ini bertujuan untuk memudahkan anggota dalam memenuhi keperluan anggotanya. Ketiga, kelompok tani mampu memutuskan sendiri segala sesuatu bagi kelompoknya. Keempat, aktifnya anggota kelompok dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik pertanian, salah satunya dalam teknik dalam pola tanam padi. Usaha-usaha pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Padi Kismotaruno IV tersebut mampu mempengaruhi peningkatan produktivitas padi. hal ini terbukti anggota kelompok sudah tidak merasa khawatir dalam melakukan produksi padi karena adanya pemberdayaan tersebut.

Kata Kunci : Pembangunan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.