PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PABRIK GULA SRAGI
Kristian Fransiskus, Sutarto
1991 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Dari analisa data On interpretasinya secara keseluruhan , maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: a. Dari perhitungan korelasi product moment telah berhasil dibuktikan bahwa masing-masing variabel bebas yaitu Kepemimpinan dan Komunikasi dalam penelitian ini mempunyai hubungan yang positif dan signifikan. Hanya untuk variabel Komunikasi baru mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap variabel terpengaruh yaitu Semangat kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi pada taraf uji 0,05 atau 5`Y. b. Dari analisa korelasi parsial, hanya variabel Kepemimpinan yang mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap variabel Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi, pada taraf uji 5y dan 14. Sedang variabel Komunikasi tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap variabel an yang signifikan terhadap variabel terpengaruh yaitu Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi baik pada taraf uji 5;3 dan 10, sedang variabel Komunikasi tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap variabel Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi, kecuali dalam analisa korelasi product moment pada taraf uji 5.;. Ini menunjukkan rendahnya tingkat Komunikasi di Pabrik Pula Sragi. d. Dari analisa korelasi majemuk menunjukkan bahwa bila variabel bebas Kepemimpinan dan Komunikasi secara bersama-sama melakukan hubungan dengan variabel terpen eruh yaitu Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi memberikan hubungan yang signifikan, terbukti dari hasil F tes terhadap koefisien korelasi majemuknya yang menunjukkan F data > F tabel pada taraf uji 50 dan fro. e. asil analisa korelasi majemuk diperkuat oleh analisa koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa variabel bebas Kepemimpinan dan Komunikasi secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 33,8%2 terhadap variabel terpengaruh yaitu Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi. Berarti variabel tingkat Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi berubah sebesar 33,871 akibat pengaruh variabel tingkat Kepemimpinan dan Komunikasi secare bersama-sama, sedangkan perubahan sisanya sebesar 66,132u disebabkan oleh variabel lain diluar kedua variabel tersebut. f. Dari analisa regressi berganda dapat dibuktikan bahwa pada taraf uji 5 dan 1%, variabel tingkat Kepemimpinan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Semangat Keria Pegawai Pabrik Gula Sragi, sedang variabel tingkat Komunikasi tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Semangat Kerja Pegawwai Pabrik Gula Sragi. Dori koefisien regressi terlihat bahwa variabel Kepemimpinan memberikan perubahan sebesar 66,06% terhadap variabel Semangat Kerja Pegawai dari perubahan variabel Kepemimpinan sebesar 100 seding variabel Komunikasi hanya memberikan perubahan sebesar 0,044r terhadap variabel Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi. g. Karena syarat ketepatan prediksi dipenuhi (terbukti SY SEest), maka penelitian ini membuktikan bahwa variabel bebas Kepemimpinan dan Komunikasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Semangat Kerja Pegawai di Pabrik Gula Sragi sebagai variabel terpengaruh, Dengan den:ikian hipotesis adanya pengaruh yang berarti (signifiken) dari variabel-variabel Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Semangat Kerja Pegawai dapat diterima. Semangat Kerja Pegawai Pabrik Gula Sragi. c. Dori kedua variabel bebas dalam penelitian ini yaitu Kepemimpinan dan Komunikasi, ternyata hanya variabel Kepemimpinan yang mempunyai hubung
Kata Kunci : Kepemimpinan