KEMAMPUAN KERJA APARAT BRI UNIT DESA
ISTI HERIANI, H. Suharyanto
1992 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Bagian kesimpulan pada suatu penelitian merupakan salah satu bagian terpenting karena memuat rangkuman dari seluruh basil penelitian yang telah- didahului dengan tahap-tahap sebelumnya. Berdasarkan data penelitian yang telah dianalisis dan diinterpretasi, maka kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut - Antara Dukungan Pimpinan sebagai Variabel Pengaruh 1 dan Kemampuan Kerja Aparat sebagai Variabel Terpengarub tidak terdapat hubungan yang positif. Kesimpulan tersebut didasarkan basil analisis pada Tabulasi Silang Korelasi 2 Variabel antara VP1 dengan VT yang menunjukkan, bahwa VP1 dan VT kategori tinggi sebesar 68,18% sedangkan VP1 dan VT kategori sedang sebesar 33,33%. Kesimpulan di atas juga didukung oleh basil test signifikansi yang menunjukkan bahwa keeratan korelasi antara VP1 dengan VT sebesar 1,2352, sedangkan angka t tabel untuk taraf 0,05 sebesar 2,021. - Antara Komitmen Aparat sebagai Variabel Pengaruh 2 dengan Kemampuan Kerja Aparat sebagai Variabel Terpengaruh terdapat hubungan yang cukup erat, kendati tidak bersifat positif. Kesimpulan tersebut didasarkan hasil analisis pada Tabulasi Silang korelasi antara VP2 dengan VT yang menunjukkan bahwa VP2 dan VT kategori tinggi sebesar 74,07% serta VP2 dan VT kategori sedang sebesar 46,15%, sehingga terlihat bahwa hu- bungan tersebut tidak positif . Kesimpulan ini juga didasarkan pada basil test signifikansi yang menunjukkan tingkat keeratan korelasi antara 2 variabel tersebut adalah sebesar 3 , 9280 sedangkan angka pada t tabel untuk taraf 0,05 sebesar 2,021 dan taraf 0,01 sebesar 2,704, sehingga sifat korelasi tersebut dapat dikatakan cukup erat. Berdasarkan hasil analisis pada kedua Tabulasi Silang Korelasi 3 variabel , baik untuk tabulasi silang korelasi VP1 dengan VT dikontrol VF2 maupun tabulasi silang korelasi VP2 dengan VT dikontrol VP1, dapat disimpulkan bahwa dibandingkan VP1, VP2 ( Komitmen Aparat) mempunyai sifat pengaruh yang lebih kuat terhadap VT. Hal tersebut juga terlihat dari perhitungan Prosentase Pengaruh Relatif pada lampiran 7. Jadi, hipotesis penelitian ini yang menyebutkan bahwa, terdapat korelasi positif antara tingkat dukungan pimpinan dan tingkat komitmen aparat dengan tingkat kemampuan kerja aparat, untuk lingkungan BRI Unit Desa wilayah Sleman tidak terbukti. Adapun kesimpulan akhir yang didapatkan adalah tingkat dukungan pimpinan akan dapat berpengaruh terhadap tingkat kemampuan kerja aparat apabila didukung dengan tingginya tingkat komitmen aparat.
Kata Kunci : Kinerja