PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KEJELASAN PERANAN TERHADAP KEBERHASILAN PELAKSANAAN TUGAS PEGAWAI NEGERI SIPIL
FRANS RUFFINO ARTAGNAN, Sutarto
1993 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Berdasarkan analisis data balk kualitatif maupun kuantitatif seperti yang telah dijelaskan didalam Bab III, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin keria dan keberhasilan pelaksanaan tugas, dengan angka koefisien korelasi 0,5761. Artinya semakin tinggi tingkat disiplin kerja akan semakin tinggi tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas. Atau semakin rendah tingkat disiplin kerja akan semakin rendah tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas. 2. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kejelasan peranan dan keberhasilan pelaksanaan tugas, dengan angka koefisien korelasi 0,4966. Artinya semakin tinggi tingkat kejelasan peranan akan semakin tinggi tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas. Atau semakin rendah tingkat kejelasan peranan akan semakin rendah tingkat 4. Hubungan antara variabel kejelasan peranan dengan variabel keberhasilan pelaksanaan tugas setelah dikontrol oleh variabel disiplin keria merupakan hubungan murni. 5. Hasil analisis korelasi majemuk menjelaskan bahwa variabel pengaruh disiplin kerja ( X1) dan kejelasan peranan ( X2) bersama-sama berkorelasi secara signifikan terhadap variabel terpengaruh keberhasilan pelaksanaan tugas (Y). Koefisien korelasi menunjukkan angka 0,65174. 6. Berdasar analisis regresi dapat dikemukakan variabel disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap variabel keberhasilan pelaksanaan tugas. Demikian juga variabel kejelasan peranan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel keberhasilan pelaksanaan tugas.. 7. Hasil analisis determinan menjelaskan angka koefisien determinan adalah 0 ,42477. Angka koefisien determinan memberikan pengertian pengaruh variabel disiplin kerja dan variabel kejelasan peranan terhadap variabel keberhasilan pelaksanaan tugas adalah 42,48%. Sisanya yaitu 57,527. merupakan pengaruh dari variabel-variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Sebagai contoh, variabel motivasi, kemampuan, proses informasi dan lain-lain. B. Berdasarkan hasil perhitungan mengenai Standard Error of Estimate, ternyata Standar Deviasi variabel terpengaruh ( Y) lebih besar jika dibandingkan dengan Standard Error of Estimate, yaitu 2,6103 > 2,00479. Dengan demikian hipotesis penelitian ini terbukti.
Kata Kunci : Motivasi Kerja