Laporkan Masalah

Studi Evaluasi Akibat Serta Dampak Keberhasilan Proyek Pengembangan Kawasan Pariwisata Terhadap Akses Dan Sukses Usaha Wiraswasta Masyarakat Setempat (Studi Kasus Proyek Pengembangan Kawasan Pariwisat

Faishol Muslim, Agus Dwivanto

1996 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Berdasarkan keseluruhan data basil penelitlan yang telah peneliti bahas dalam bab Analisa data peneliti dapa.t menarik kesimpulan sebagai berikut 1. Proyek Pengembangan Kawasan Pariwisata Candi Prambanan telah mencapai keberhasilan da]am mengembangkan suatu kawasan Pariwisata. Keberhasilan tersebut dapat dilihat dari dua sisi. Pertama adanya citra positif, ungkapan rasa puns yang diberikan wisatawan balk wisatawan mancanegara maupun nusantara, atas penyelenggaraan kepa.riwisataan yang diadakan dalam zone kawasan pariwisata Candi Prambanan. Kedua , perkembangan jumlah wisatawan yang terus meningkat dari waktu ke waktu disertai proporsi wisatawan manca negara yang juga semakin membesar . Keberhasilan demi keberhasilan tersebut menurut Kantor Wilayah VIII Depparpostel DIY (1994) telah menjadikan Kawasan Pariwisata Candi Prambanan sebagai obyek wisata utama di daerah Istimewa Yogyakarta yang paling banyak menyerap kunjungan wisatawan mancanegara, Berta. menempati urutan ketiga dalam menyerap kunjungan wisatawan nusantara. 2. Keberhasilan Proyek Pengembangan Kawasan Pariwisata Candi Prambanan dalam mengembangkan suatu kawasan pa.riwisata talah menga.kibatkan perubahan pada akses masyarakat terhadap usaha wiraswasta. Pada satu sisi telah terjadi perubaha.n positif berupa peningkatan kuantitatif akses masyarakat setempat terhadap usaha wiraswasta. Fenomena ini ditandai dengan peningkatan kemudahan masyarakat dalam memperoleh ijin usaha (penigkatan akses terhadap ijin usaha), peningkatan jumlah pelaku usaha dari waktu ke waktu serta proporsi wiraswasta setempat yang jauh lebih besar dibanding wiraswasta pendatang . Pada sisi lain justru telah terjadi perubahan yang memiliki arah negatif sebagai manifestasi dari perubahan positif tersebut. Konkretnya peningkatan jumlah pelaku usaha (wiraswasta) yang terjadi dalam area zone dua tidak sebanding dengan peningkatan arus permintaa nwisatawan terhadap jasa-jasa pariwisata, sehingga menyebabkan terjadinya excess of supply (kelebihan penawaran) dalam pasar industri pariwisata. Gejala awal terjadinya excess of supply ditandai dengan menurunnya akses semua pelaku usaha terhada.p pembeli,pengguna jasa yang berakibat lebih lanjut pada turunnya akses terhadap sewa/pajak/retrihusi serta modal bagi kelompok usaha tertentu (pengkios souvenir, pengkios makan serta fotografer). Menu96 runnya akses terhadap pembeli juga diperparah dengan dibukanya pintu Parkir Barat (Rama Shinta) sebagai pintu II masuk keluar wisatawan yang dimaksudkan untuk pengembangan wiiayah Sleman. Padahal pusat kegiatan wiraswasta masyarakat setempat terletak di Pintu Timur. Beruntung sekali penurunan akses pelaku usaha terhadap pembeli dapat sedikit tertopang oleh besarnya akses pelaku usaha terhadap harga. 3. Kondisi akses masyarakat setempat terhadap usaha wiraswasta sebagaimana peneliti paparkan dalam kesimpulan nomer dua, belum memungkinkan bagi wiraswasta setempat untuk dapat sukses (berhasil) secara spectakuler. Kndisi akses yang ada hanya memungkinkan sukses usaha wiraswasta masyarakat setempat secara subsisten.Artinya kapasitas usaha wiraswasta masyarakat setempat, memang telah da.pat memberikan volume penghasilan yang capable untuk mencukupi kebutuhan hidup secara layak sekaligus dapat mempertahankan kelangsungan usahanya, namun masih sulit untuk berkembang lebih maju. Bahka.n kelompok usaha tertentu (pengkios makan) saat ini tengah mengalami proses marginalisasi. Mengacu pada pendapat Fadel Muhammad (1992) sukses usaha wiraswasta masyarakat Setempat untuk saat ini Baru sampai taraf perwujutan kemandirian pribadi agar tidak menjadi beban orang lain / negara, belum sampai pada taraf penoiptaan lapangan kerja bagi orang lain

Kata Kunci : Pariwisata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.