Perempuan Jawa Dan Seni (Studi Tentang Peran Penyanyi Campur Sari Dalam Keluarga Dan Masyarakat Serta Dalam Pelestarian Kesenian Jawa)
CAHYARINI, Benedicta Retna, Partini
2009 | Skripsi | SosiologiPopularitas musik campur yang telah dimulai sejak akhir dekade 90-an memberikan warna yang baru dalam seni pertunjukkan jawa. Popularitas musik campur sari ini secara tidak langsung membawa serta penyanyi campur sari sebagai salah satu elemen yang mendukung popularitas musik tersebut. Dalam penelitian ini, dikaji peran penyanyi campur sari dalam keluarga, masyarakat, serta dalam pelestarian budaya jawa. Pemilihan penyanyi campur sari perempuan didasarkan pada alasan kedekatan genre campur sari dengan gamelan yang mengakibatkan kedekatan pula antara penyanyi campur sari perempuan dan sindhen yang pada masa lalu mempunyai citra buruk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekaan fenomenologi dan life history. Pemilihan metode penelitian kualitatif ini didasarkan pada alasan bahwa metode kualitatif lebih peka dan lebih mudah menyesuaikan diri terhadap pengaruh nilai-nilai yang akan dihadapi di lapangan. Dengan menggunakan kedua pendekatan tersebut, dapat digali pengalaman hidup penyanyi campur sari dan pemaknaannya sesuai dengan pengalaman dan pengetahuannya. Dari penelitian ini, didapatkan gambaran tentang peran penyanyi campur sari di dalam keluarganya, masyarakat, serta dalam pelestarian seni jawa. Selain itu, penelitian ini memberikan gambaran tentang sosialisasi budaya yang mempengaruhi pilihan-pilihan individu. Secara keseluruhan dalam penelitian ini didapatkan beberapa kesimpulan. Pertama, tentang peran penyanyi campur sari. Peran yang paling menonjol dari seorang penyanyi campur sari dalah perannya dalam perekonomian keluarga. Profesi penyanyi campur sari ternyata sangat membantu perekonomian keluarga mereka. Kedua, tentang agen sosialisasi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keluarga adalah agen yang paling bepengaruh dalam piihihan para penyanyi camur sari ini. Ketiga, tentang musik campur sari itu sendiri. Kehadiran musik campur sari telah memberikan warna yang berbeda dalam kekayaan seni dan budaya jawa. Munculnya musik campur sari yang merupakan perpaduan permainan instrumen musik jawa dan modern telah mengisi kekosongan dan kerinduan masyarakat jawa akan lagu-lagu yang bernuansa jawa, baik dalam hal bahasa maupun budayanya. Selain itu, munculnya musik campur sari merupakan usaha penyelamatan terhadap popularitas dan keberlanjutan hidup gamelan.
Kata Kunci : Gender; Seni