Laporkan Masalah

STRATEGI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN PARIWISATA TAWANGMANGU PASCA BENCANA TANAH LONGSOR

Cahya Wulan N. A, Hempri Suyatna

2009 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Pariwisata merupakan salah satu sektor industri yang mempunyai prospek yang cerah serta potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Pariwisata juga mempunyai peran yang sangat penting bagi masyarakat yang tinggal disekitar tempat wisata. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk melengkapi tempat pariwisata tersebut dan hal ini dimanfaatkan oleh para warga sekitarnya. Singkat kata, pariwisata mempunyai peran penting bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Tawangmangu merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi wisata cukup banyak di Kabupaten Karanganyar, sehingga banyak pengunjung yang berminat datang ke Tawangmangu. Bencana tanah longsor yang terjadi pada akhir bulan Desember tahun 2007 lalu, membawa dampak yang kurang menguntungkan bagi pariwisata Tawangmangu dimana terjadi penurunan jumlah pengunjung yang datang. Dengan adanya bencana tersebut maka, masyarakat Tawangmangu yang tinggal disekitar kawasan tempat wisata akhirnya membuat strategi dalam rangka mengembangkan pariwisata Tawangmangu agar kondisinya bisa lebih baik lagi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Lokasi penelitian berada di kawasan sekitar tempat wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Informan tersebut terdiri dari warga masyarakat yang tinggal disekitar tempat wisata, pengunjung tempat wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, dan orang-orang yang mempunyai usaha disekitar tempat wisata. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara mendalam, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisa data meliputi: penyajian data, reduksi data dan kesimpulan. Untuk teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan; triangulasi, konfirmabilitas, dan referensi yang cukup. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat melakukan berbagai strategi dalam rangka mengembangkan pariwisata Tawangmangu. Strategi tersebut antara lain adalah; masyarakat secara gotong-royong memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak, meminta bantuan kepada pemerintah daerah setempat dalam perbaikan sarana dan prasarana yang rusak maupun dalam promosi kepariwisataan Tawangmangu, masyarakat bersikap percaya diri untuk memperlihatkan bahwa Tawangmangu aman dari bencana tanah longsor, membangun kembali usaha-usaha masyarakat dengan meminta bantuan modal kepada pihak luar, dan mengembangkan potensi yang ada dalam. Dalam melaksanakan strategi tersebut, masyarakat juga bekerjasama dengan pemerintah maupun pihak luar. Pemerintah dalam hal ini mengeluarkan beberapa kebijakan yang mendukung dalam pelaksanaan strategi pengembangan pariwisata dengan mengikutsertakan masyarakat didalamnya. Masyarakat cukup responsif terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tersebut. Mereka ada yang merespon secara positif maupun negatif, tetapi banyak masyarakat yang merespon secara positif. Tujuan dari dilaksanakannya strategi tersebut adalah untuk menjadikan kondisi pariwisata Tawangmangu bisa pulih kembali sehingga dapat menarik pengunjung untuk datang ke Tawangmangu serta membantu perekonomian masyarakat yang tinggal disekitar tempat wisata. Kata kunci: Pariwisata, Strategi masyarakat, Respon terhadap Kebijakan Pemerintah

Kata Kunci : Pariwisata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.