KEBIJAKAN PARIWISATA PEMERINTAH THAILAND PASCA TSUNAMI 2004
R BAGUS ANDIKA PRIYO SUJATMIKO W, Usmar Salam
2009 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalTsunami 2004 merupakan suatu bencana alam yang menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan sector industry pariwisata di Thailand. Kerusakan infrastruktur, penurunan tingkat kunjungan wisatawan, dan menurunnya perekonomian merupakan sebuah keprihatinan bersama bagi segenap warga Negara Thailand dan pemerintah Thailand. Dari penjelasan mengenai pariwisata di Thailand pada bab terdahulu, maka dapat kita simpulkan bahwa Thailand adalah Negara yang memandang pariwisata sebagai instrument penting dalam pembangunan dan perkembangan suatu Negara. Hal ini terlihat dari visi pariwisata Thailand, yaitu menjadikan Thailand sebagai tourism capital of Asia. Pemerintah Thailand menaruh perhatian yang sangat besar pada kelangsungan industri pariwisata di Thailand. Walaupun pariwisata di Thailand bukanlah sektor yang paling dominan dalam menyumbang devisa, pemerintah Thailand tetap fokus dan terus berusaha mengembangkan pariwisatanya. Pemerintah Thailand menyadari bahwa pariwisata adalah sektor yang mampu menggerakkan sektor yang lain dalam pertumbuhan perekonomian nasional. Dukungan perdana menteri Thailand pada saat itu, Thaksin Sinawatra memang sangat besar. Perdana menteri Thaksin Sinawatra mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pemulihan sektor pariwisata Thailand yang sempat hancur. Kepemimpinan, leadership, yang diperlihatkan pemerintahan PM Thaksin, yang mampu bereaksi cepat, tanpa mau membuang-buang waktu untuk beraksi. Kualitas kepemimpinan Thaksin kelihatan mencolok. Tanpa perlu menarik ulur waktu,. Dan hal ini pula yang membuat Thaksin kembali terpilih menjadi perdana menteri Thailand pada periode berikutnya. Thaksin berhasil membuat isu pariwisata sebagai alat kampanye untuk meraih simpati publik dan terus mendukungnya. . Yang paling mengesankan adalah kesungguhan dan kemauan pemerintah Thailand untuk segera bangkit dan tidak berlarut larut dan tenggelam dalam kesedihan bencana tsunami. Pemerintah Thailand mengubah bencana yang terjadi menjadi suatu kesempatan yang langka untuk menata sektor pariwisatanya juga untuk memikirkan dan merencanakan kembali bagaimana caranya untuk mengembangkan pariwisata Thailand. Keberhasilan pemerintah Thailand untuk memulihkan pariwisatanya juga tidak terlepas dari keberuntungan. Tragedi bom bali II yang terjadi pada akhir tahun 2005 menyebabkan para wisatawan asing kembali mencari alternatif wisata yang relatif aman. Dan Thailand yang obyek wisatanya identik dengan Bali kembali mendapat keuntungan dengan kembali datangnya para wisatawan asing.
Kata Kunci : Pariwisata-Thailand