Laporkan Masalah

ENTITAS DAN PERBEDAAN IDE DALAM DUA DRAF

SITI SARAH APRIANI, Gabriel Lele

2009 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Demokratisasi tengah terjadi di Yogyakarta, yaitu ketika masyarakat menyoroti munculnya draf RUU Keistimewaan DIY dalam rangka meneguhkan kembali posisi keistimewaan provinsi ini di era desentralisasi dan otonomi daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya banyak pendapat dari berbagai pihak secara individu mapun kelompok kepentingan yang ingin memperjuangkan kepentingan mereka melalui suatu pemikiran tentang makna Keistimewaan DIY. Berbagai aktor ini baik secara individu maupun kelompok kepentingan, posisi mereka disini merupakan crafter (ahli), dalam merumuskan pemikiran mereka dan untuk memperjuangkan ide, gagasan dan kepentingan mereka tentang Keistimewaan DIY. Penelitian ini melihat isu Keistimewaan Yogyakarta melalui sisi substansi dari draf RUUK DIY yang meliputi: otonomi di tingkat provinsi; kedudukan Keraton dan Pura Pakualaman sebagai pemelihara budaya dan pemersatu masyarakat; mekanisme pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur; dan otonomi khusus di bidang pertanahan, kepariwisataan, pendidikan dan kebudayaan. Penelitian ini melihat keberagaman ide dalam draf RUU Keistimewaan DIY dari tiga aktor perumus draf RUUK DIY yaitu Tim JIP UGM, Tim Pansus DPRD-DIY dan Tim Staf Ahli Gubernur. Dan nantinya dari hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa dalam draf yang dirumuskan oleh masing-masing aktornya terdapat persamaan maupun perbedaan ide dalam mengartikan Keistimewaan DIY. Masing-masing aktor mempunyai pandangan masing-masing dalam memandang Keistimewaan DIY yang mereka tuangkan dalam draf mereka. Kata kunci: ide, Keistimewaan DIY, substansi draf RUUK DIY, demokratisasi.

Kata Kunci : Pemerintah Daerah - Yogyakarta ; Politik - Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.