SIKAP MAHASISWA TERHADAP HOMOSEKSUALITAS
NOORSOEATMADJI, Wafiroel, Janianton Damanik
2008 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)INTISARI Homoseksualitas sudah ada sejak dulu, dalam kitab suci agama disebutkan bahwa perilaku homoseksual sudah ada sejak Nabi Luth. Dahulu perilaku tersebut sudah dapat di temui dari Aceh hingga Papua. Namun adanya pengaruh budaya barat yang puritan dan ajaran agama mengakibatkan perubahan moralitas yang berkaitan dengan perubahan tatanan nilai yang ada dalam masyarakat. Hal-hal yang berbau seksualitas ditabukan untuk dibicarakan, perilaku homoseksual menjadi diharamkan sehingga bagi masyarakat umum, homoseksual merupakan perilaku menyimpang yang tidak sesuai kaedah. Seiring berjalanya waktu, adanya globalisasi yang terjadi pada saat ini menyebabkan arus perubahan di segala segi kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah seksualitas. Hal yang dulu sangat tabu untuk dibicarakan ini sudah menjadi hal yang lumrah. Begitu juga dengan homoseksualitas, yang dahulu dianggap menyimpang mulai dianggap sebagai sesuatu yang tidak lagi menyimpang. Hal tersebut juga didukung dengan adanya pernyataan dari American Psychiatric Association (APA) yang mencabut homoseksualitas dari daftar penggolongan dan diagnosis gangguan jiwa. Wacana tentang homoseksualitas sudah mulai terbuka di masyarakat. Orang yang mempunyai kecenderungan mencintai sejenis sudah mulai menunjukkan keberanian untuk membuka diri bahkan gerakan-gerakan untuk memperjuangkan hak-hak kaum homoseks sudah mulai ada. Dari hal di atas menimbulkan sebuah pertanyaan bagaimanakah sebenarnya sikap terhadap homoseksualitas? Mahasiswa sebagai intelektual muda dan mempunyai kedudukan istimewa dalam masyarakat menarik untuk dikaji tentang sikapnya terhadap homoseksualitas. Oleh karena itu dalam skripsi ini mencoba membahas tentang sikap mahasiswa terhadap homoseksualitas. Penulis mengambil tempat penelitian di Fisipol UGM dengan pendekatan penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini terdapat keragaman sikap terhadap homseksualitas. Sikap pro dan kontra maupun kenetralan mahasiswa terhadap homoseksualitas. Pada satu pihak dari mahasiswa, homoseksualitas layak dianggap bagian dari masyarakat, sedangkan di pihak lain adanya homoseksualitas merupakan pelanggaran nilai terdahulu. Adanya homoseksualitas menimbulkan pertentangan nilai sosial yang ada. Nilai dahulu yang berlaku dianggap sudah tidak sesuai dengan konteks kekinian sehingga memunculkan nilai sosial baru yang dianggap lebih toleran.. Adanya pengaruh dari luar dan dalam dari mahasiswa memang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi dalam menyikapi homoseksualitas. Adanya rangsangan yang positif terhadap homoseksualitas dapat menimbulkan pula sikap baik. Begitu pula sebaliknya, rangsangan yang negatif dapat juga menimbulkan sikap yang negatif.
Kata Kunci : Seksualitas; Mahasiswa