Kampanye Pembangunan melalui Media Massa
ADHIYASASTI, Menur, Hermin Indah Wahyuni
2008 | Skripsi | Ilmu KomunikasiABSTRAKSI Praktek komunikasi pembangunan telah mengalami sejumlah perubahan dari waktu ke waktu. Kini di mana paradigma pembangunan telah bergeser dari state-led development ke market-driven development, pendekatan yang digunakan dalam komunikasi pembangunan pun berubah. Pendekatan kampanye pembangunan melalui media massa banyak dipilih, dengan peran aktif dari aktor non negara sebagai pemrakarsa dan pelaksana kampanye, seiring dengan semakin berkurangnya peran negara dalam aktivitas komunikasi pembangunan. Di Indonesia, hal ini dapat dilihat melalui kampanye Millennium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Millennium. Target pembangunan internasional untuk mengatasi isu-isu global ini dikampanyekan melalui Metro TV oleh Duta Besar Khusus PBB untuk MDGs di Asia Pasifik (Duta Besar MDGs). Duta Besar MDGs memilih Metro TV sebagai media partner dalam kampanye bertema Save Our Nation through MDGs yang dilaksanakan selama satu tahun. Kampanye ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan pemerintah dan masyarakat akan MDGs, yang berakibat pada rendahnya komitmen pemerintah dan masyarakat untuk mencapai MDGs. Oleh karena itu, penggunaan Metro TV diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pemerintah dan masyarakat akan MDGs. Kesadaran tersebut diasumsikan mampu mendorong munculnya aksi konkrit untuk mencapai MDGs. Beberapa hal kemudian menarik untuk diteliti lebih lanjut, seperti apakah latar belakang aktor non negara yang beragam membawa pengaruh terhadap bagaimana isu pembangunan dirancang, dikemas, dan disampaikan kepada masyarakat; kemudian bagaimana cara Duta Besar MDGs sebagai aktor internasional mengkampanyekan MDGs di televisi swasta nasional, serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi Duta Besar MDGs dalam pengambilan keputusan terkait format dan strategi kampanye, termasuk pemilihan media. Dalam kasus Save Our Nation through MDGs, Duta Besar MDGs dituntut untuk memahami kompleksitas kinerja sebuah stasiun televisi swasta serta mampu mensinergikannya dengan kepentingan pencapaian MDGs. Sebagai penanggung jawab aktivitas kampanye MDGs di Indonesia, Duta Besar MDGs harus mampu mempertimbangkan sejumlah aspek yang menyertai Metro TV dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan kampanye agar tujuan kampanye MDGs dapat tercapai. Hasil penelitian diharapkan dapat memberi gambaran umum mengenai kecenderungan pelaksanaan kampanye pembangunan sebagai representasi komunikasi pembangunan di era market-driven development, berikut faktor-faktor penyebabnya. Fenomena ini setidaknya mampu memberi gambaran bahwa isu pembangunan bukan lagi mutlak milik pemerintah, namun terbuka bagi semua elemen masyarakat baik sektor publik maupun swasta, skala nasional maupun internasional. Kata kunci: kampanye pembangunan, organisasi internasional, televisi swasta.
Kata Kunci : Pembangunan; Media Massa