Seleksi Identitas Dalam Nasionalisme, (Studi terhadap Bangsa Tanpa Negara dan Negarabangsa)
PRIRAHARYANTO, Kelik, AAGN. Ari Dwipayana
2009 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)ABSTRAKSI Telaah ini mencoba memerlihatkan bahwa suatu identitas bangsa sebenarnya dirumuskan melalui proses seleksi terus menerus, yakni terhadap beragam identitas pembentuk lain yang sejatinya tersedia. Komparasi terhadap sejumlah kasus nasionalisme, baik yang tergolong ke dalam kasus bangsa tanpa negara seperti Kurdi dan Papua, maupun yang tergolong ke dalam kasus negarabangsa bermasyarakat majemuk seperti Indonesia dan Prancis, mengungkap bahwa identitas setiap bangsa memang tidak pernah memiliki bentuk yang final. Seperti halnya setiap manusia, setiap bangsa pada dasarnya memiliki beberapa identitas sekaligus. Hanya saja, mereka lazim mengedepankan sedikit atau bahkan salah satu saja dari identitas yang mereka punyai. Identitas bangsa yang dilahirkan oleh proses nasionalisme ternyata dibangun dan berkembang dari waktu ke waktu berdasarkan kolaborasi serta sekaligus tarik ulur di antara golongan massa dengan para elitnya. Berbagai keresahan serta kerinduan akan perubahan, yang mengecambah secara sporadis di antara massa, oleh sentuhan tangan elit lantas terbuhulkan dan menjelma menjadi gagasan mengenai bangsa dan kehendak untuk memiliki negara. Hal ini dapat menjadi dasar pula untuk memahami identitas- identitas lain selebihnya. Setiap identitas semestinya dipandang sebagai suatu proses pemaknaan tanpa henti, dimana kekhasan maupun kesamaan selalu dimain-mainkan di dalamnya. Meski memungkinkan pula tumbuhnya suatu pengenalan yang bersifat khas tentang seseorang maupun suatu kelompok, identitas tidaklah semestinya dikeramatkan sebagai ruang-ruang permanen bersekat-sekat kaku, saling bersaing, juga bahkan berupaya menihilkan satu sama lain. Seperti halnya identitas bangsa, setiap identitas sebenarnya memiliki kemampuan untuk berubah dan beradaptasi, seiring dengan waktu, juga perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Kata Kunci : Nasionalisme