Laporkan Masalah

Geger Bhumishambhara: Ketegangan Relasi dan Sinergi Antara Rakyat, Perusahaan dan Negara Dalam Pengelolaan Kawasan Pariwisata Borobudur

KURNIAWATI, Rahayu, Rahayu Kurniawati

2008 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)

Pemerintah Daerah yang notabene memiliki kewenangan untuk mengatur rakyatnya, dalam hal ini ternyata belum mampu mengambil tindakan riil untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pemerintah daerah berulang kali telah mencoba untuk mengambil tindakan melalui kebijakan-kebijakannya, namun pada akhirnya terus mengalami kegagalan. Pengelolaan aktivitas usaha di Borobudur menjadi momok tersendiri yang melelahkan bagi semua pihak. Tiga pemangku kepentingan utama yaitu PT Taman, Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Magelang dan masyarakat wisata saling bergulat dengan kepentingan yang diusungnya. Relasi kepentingan yang pada akhirnya kerapkali menimbulkan benturan kepentingan diantara ketiganya sudah menjadi hal yang biasa dalam nafas pariwisata Borobudur.Adanya kenyataan tersebut menjadikan alasan mengapa penelitian ini penting dilakukan. Borobudur sebagai cagar budaya sekaligus aset pariwisata yang tak ternilai harganya ternyata justru menjadi sumber permasalahan utama dari beradunya ambisi pihak-pihak yang berkepentingan, dengan kata lain Borobudur banyak menuai konflik. Oleh sebab itu penelitian ini berusaha memberi jawaban akan bagaimana sebenarnya relasi yang terjalin antara masyarakat Borobudur dengan negara yang diwakili oleh sebuah perusahaan negara (state company) dan pemerintah daerah dalam konteks kepentingan usaha, karena kepentingan usaha merupakan faktor pendorong utama terjadinya ketegangan di Borobudur. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif Metode yang digunakan sebagai instrumen penelitian adalah metode studi kasus (case study, khususnya intrinsic case study

Kata Kunci : Pariwisata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.