Pelayanan Lansia Berbasis Masyarakat (Studi Mengenai Strategi Pembinaan Lansia yang dilakukan Oleh Kader Lansia BKL “Nusa Bakti” di Wilayah Kampung Pingit RW 03, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis,
PUTRIYANTI, Retno, Retno Putriyanti
2008 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Dengan perkembangan jaman yang mengedepankan teknologi membuat lansia menjadi kaum yang tersingkir dari berbagai permasalahan-permasalahan akibat perubahan sosial sekarang ini. Melihat besarnya resiko yang dihadapi manusia khususnya para lanjut usia sebagai akibat permasalahan sosial ini, maka diperlukan suatu strategi baru sebagai rangkaian dari upaya pembinaan dalam pelayanan sosial khususnya bagi lansia dan kelompok-kelompok lansia di masyarakat. Pelayanan kepada lansia yang berbasiskan pada masyarakat dengan model pembinaan lansia dan mekanisme pelayanan tersebut sepenuhnya dikembalikan kepada partisipasi masyarakat. Dan pelayanan inilah yang dilakukan oleh Ibu-Ibu PKK RW 03 di wilayah Kampung Pingit untuk meningkatkan kualitas lansia dan menciptakan suatu kondisi yang kondusif bagi keberlansungan hidup bersama masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap dan melihat lebih dalam lagi tentang bagaimanakah bentuk-bentuk pelayanan lansia dalam pembinaan lansia yang berbasiskan pada masyarakat. Untuk mengetahui lebih dalam, digunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif sebagai pilihan. Pengambilan informan menggunakan pola informan bertujuan (purposive sampling). Informan yang diambil berjumlah lebih dari 11 orang, 6 orang lansia anggota BKL “Nusa Bakti” dan 5 orang dari Ibu-Ibu PKK RW 03 ditambahkan pula informasi dari pihak-pihak terkait tentang pelayanan lansia ini. Teknik pengumpulan data dilakukan pada data primer yang didapat dari observasi non partisipasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan diKampung Pingit RW 03, Kelurahan Bumijo, Jetis, Yogyakarta. Wilayah tersebut dipilih karena menerapkan pelayanan lansia yang berbasiskan pada masyarakat dan kegiatan pembinaan lansia yang aktif di wilayah Kelurahan Bumijo. Hasil Penelitian menunjukan bahwa lansia memerlukan keseimbangan antara kegiatan pelayanan dan interaksi dengan lingkungan masyarakat. Keberhasilan pembinaan lansia di wilayah RW 03 Kampung Pingit ini terbukti cukup baik dalam memberikan pelayanan kepada lansia yang dibuktikan dari kemanfaatan yang telah lansia terima yang juga memberikan pengaruh terhadap angka harapan hidup. Hal itu dibuktikan dengan semakin tingginya jumlah lansia BKL “Nusa Bakti” yang antusias mengikuti kegiatan lansia dan kondisi lansia yang sehat, bugar dan gembira. Kondisi lingkungan yang kondusif bagi lansia dan kegiatan pelayanan adalah hal yang diberikan ibu-ibu PKK RW 03 dalam upaya pembinaan kesejahteraan lansia. Strategi pembinaan kegiatan lansia dalam pelayanan kepada lansia berupa pembinaan pemenuhan kebutuhan obyektif dan subyektif lansia. Kegiatan dalam pelayanan antara lain, Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Keagamaan Dan Spiritual, Pelayanan Psikologi dan Pelayanan Kemudahan Jasa Pelayanan dan Bantuan Sosial. Namun kendala yang masih sering ditemui adalah pendanaan atau biaya-biaya yang tersedia, karena belum ada keseimbangan antara jumlah lansia yang ada dengan biaya operasional pelayanan. Sehingga dilakukan upaya peningkatan kesejahteraan untuk menjadikan lansia sejahtera, sehat dan mandiri.
Kata Kunci : Lansia