Laporkan Masalah

Pengemabngan Wisata Sebagai Strategi Pembangunan Desa (Analisis Terhadap Peran Stakeholders Desa Wisata Ketingan)

SUBEKTI, Erna, Erna Subekti

2008 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Desa wisata merupakan suatu bentuk wisata baru yang menyajikan berbagai potensi lokal yang ada di suatu desa tanpa merubah keasliannya. Bentuk pariwisata seperi itu memang yang banyak dicari oleh banyak orang apalagi bagi mereka yang tinggal di perkotaan karena dengan berwisata ke desa para pengunjung bisa mendapat pengalaman baru dan menambah pengetahuan (edukasi). Keberadaan desa wisata Ketingan yang menawarkan berbagai potensi lokal masyarakatnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung karena di desa tersebut para pengunjung bisa melihat potensi unggulan yaitu keberadaan burung-burung Kuntul dan Blekok yang jumlahnya mencapai ribuan ekor. Bentuk pengembangan desa wisata yang ada di ketingan adalah mengacu pada pengembangan wisata yang berbasis pada masyarakat (community based tourism) dimana masyarakat sebagai aktor utama dalam semua kegiatan desa wisata. Dengan pendekatan CBT tersebut diharapkan pemberdayaan masyarakat desa Ketingan bisa lebih baik dan hasilnya bisa memberikan manfaat yang signifikan bagi pembangunan desa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana peneliti mengkaji dan memaparkan fakta dan keberadaan sebenarnya yang ada di desa wisata Ketingan sedangkan teori yang dipakai adalah teori fungsionalisme struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan dan potensi desa wisata Ketingan serta mengetahui peran dari masyarakat, penyelenggara wisata (swsata) dan pemerintah (dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Sleman) dalam mengembangkan keberadaan desa wisata Ketingan di kabupaten Sleman. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pada key person stakeholders desa wisata, observasi dan studi dokumentasi baik melalui buku-buku, dokumen-dokumen tertulis yang berhubungan dengan pengembangan kepariwisataan, dan artikel-artikel baik yang tersedia dalam media on-line (internet) maupun yang ada dalam perpustakaan. Data yang terkumpul kemudian dikelompokkan, diolah dan dianalisis untuk merumuskan model pengembangan desa wisata Ketingan.Berdasarkan kajian dan pemahaman mengenai hasil penelitian, dapat diketahui bahwa desa wisata Ketingan memiliki beberapa permasalahan dalam mengembangkan potensi lokal dan memiliki beberapa potensi wisata yang harus dikembangkan menjadi produk wisata desa. Potensi unggulan desa wisata Ketingan adalah keberadaan burung-burung Kuntul dan Blekok yang saat ini mulai langka dijumpai di Yogyakarta karena banyak yang diburu. Potensi lain yang dimiliki adalah potensi amenitas, aksesibilitas dan potensi kelembagaan yang kesemuanya itu sangat mendukung kegiatan pariwisata desa. Sedangkan permasalahan yang dihadapi dalam mengembangkan desa wisata Ketingan yaitu kurangnya SDM dari pengelola dan kurangnya promosi yang dilakukan oleh pihak pemerintah yang disebabkan minimnya dana. Untuk mengembangkan potensi yang ada di desa wisata Ketingan pihak pengelola menjalin kerja sama dengan pemerintah dalam hal ini dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten Sleman serta pihak swasta yaitu biro perjalananTouristatour.

Kata Kunci : Pariwisata; Pembangunan Desa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.