Contracting Out Pengadaan Jaringan Telepon di PT Telkom Kandatel Yogyakarta
FITRIANA, Kurnia Nur, Kurnia Nur Fitriana
2008 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi dilakukannya privatisasi di PT. Telkom Kandatel Yogyakarta sebagai BUMN yang strategis sehingga membawa dampak terjadinya transformasi pelayanan pengadaan jaringan telepon PT. Telkom Kandatel Yogyakarta. Namun demikian, terjadi gap pelayanan dimana PT. Telkom Kandatel Yogyakarta sebagai penyedia jaringan telepon wireline tidak mampu memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat dan penyebaran pemasangan jaringan telepon pun masih belum baik bahkan cenderung terjadi pemusatan pemasangan. Alasan logis dari permasalahan ini ialah PT. Telkom Kandatel Yogyakarta mempunyai sarana dan prasarana pengadaan jaringan kabel telepon yang terbatas. Oleh karena itu, PT. Telkom Kandatel Yogyakarta telah melakukan privatisasi pengadaan jaringan telepon melalui contracting out yaitu melimpahkan sebagian wewenang pengadaan jaringan telepon kepada pihak swasta sebagai vendor atau mitra kerja agar dapat lebih meningkatkan performance pengadaan jaringan telepon dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjawab research question yaitu: (a) Bagaimana proses contracting out pengadaan jaringan telepon di PT.Telkom Kandatel Yogyakarta?; (b) Apakah contracting out sudah efektif untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam pengadaan jaringan telepon di PT. Telkom Kandatel Yogyakarta? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sedangkan, unit analisis penelitiannya adalah proses contracting out pengadaan jaringan telepon di PT. Telkom Kandatel Yogyakarta. Berdasarkan penelitian ini, telah didapatkan hasil bahwa PT. Telkom Kandatel Yogyakarta mempunyai keterbatasan dalam hal teknis, ketersediaan jaringan, financial, waktu, dan SDM dalam pengadaan jaringan telepon dengan kuantitas dan kualitas yang baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Contracting out ini membuka peluang investasi yang menjanjikan bagi PT. Telkom Kandatel Yogyakarta dengan mengikutsertakan pihak swasta dalam pelayanan public. Relasi yang terjalin antara PT. Telkom Kandatel Yogyakarta dengan swasta adalah hubungan bisnis yang saling menguntungkan. Kerjasama ini telah menghasilkan bentuk korporatisasi melalui teknik BTO (Build Transfer Operate). Dalam pelaksanaan contracting out pengadaan jaringan telepon ini juga tidak dapat dilepaskan dari berbagai dinamika permasalahan yang terjadi seperti potensi terjadinya praktik mal administrasi dan kolusi, serta konflik dengan masyarakat akibat dari kurangnya komunikasi eksternal dengan masyarakat dari pihak vendor dan PT. Telkom Kandatel Yogyakarta. Kurang resposifnya PT. Telkom Kandatel Yogyakarta untuk segera menyelesaikan permasalahan akan menjadi bom waktu sendiri bagi keberlangsungan bisnis pelayanan publik PT. Telkom Kandatel Yogyakarta. Dengan demikian kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa penerapan contracting out dalam pengadaan jaringan telepon ternyata belum berjalan secara optimal. Secara garis besar,saran yang dapat diajukan sebagai bentuk evaluasi dan rekomendasi ialah perlunya PT. Telkom Kandatel Yogyakarta untuk memperketat pengawasan dalam pelaksanaan pengadaan jaringan telepon, meningkatkan transparansi, serta memperbaiki koordinasi dan komunikasi dengan pihak vendor maupun masyarakat.
Kata Kunci : Pegadaan