Strategi Pemerintahan Badawi dalam Mengelola Konflik Antar Partai Komunal di Malasyia (2003-2005)
YUNIASIH, Tulus, Tulus Yuniasih
2006 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasionalkepemimpinan Badawi tersebut banyak disandarkan pada karakternya sebagai tokoh politik yang kompromistis dan akomodatif, mengingat kepemimpinan Mahathir yang diktator selama 22 tahun. Meskipun Badawi juga berasal dari partai United Malays Nationalist Organization (UMNO) yang mendominasi pemerintahan Malaysia selama ini, penilaian positif terhadap pemerintah terlihat dari kemunculan aspirasi dari beberapa elemen masyarakat pada awal masa pemerintahannya. Aspirasi yang terartikulasi sebagai tuntutan (demands) selain mengarah kepada reformasi kebijakan juga kepada pembentukan institusi pemerintahan yang lebih kredibel. Substantive demands kemudian menjadi prioritas bagi dua konteks konflik yang berkembang di Malaysia, yaitu demokrasi dan Islam.
Kata Kunci : Konflik Partai - Malasyia