Laporkan Masalah

Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Disiplin Kerja Pegawai di Kantor Samsat Kota Yogyakarta

SINAGA, Franky Dinvos, Franky Dinvos Sinaga

2005 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Disiplin kerja merupakan hal yang amat penting dalam setiap organisasi. Pegawai yang memiliki disiplin kerja yang tinggi, akan meningkatkan produktivitas kerja baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sebaliknya, disiplin kerja pegawai yang rendah dapat menimbulkan berbagai penyimpangan dan kesalahan kerja sehingga hasil kerja menjadi tidak maksimal. Tinggi rendahnya disiplin kerja pegawai dipengaruhi banyak faktor di antaranya motivasi kerja dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Samsat Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian positivistik yakni menggambarkan pengaruh dari variabel-variabel independen yakni motivasi dan kepuasan kerja terhadap variabel dependen yakni disiplin kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Samsat Kota Yogyakarta yang berjumlah sebanyak 60 orang dan seluruhnya dijadikan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan teknik statistik yakni korelasi berganda product moment K. Pearson dan korelasi parsial dan regresi berganda (multiple regression). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi (kebutuhan prestasi, hubungan, dan kekuasaan) dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja pegawai di Kantor Samsat Kota Yogyakarta. Hal itu dapat dilihat dari hasil analisis korelasi dan regresi. Adanya pengaruh positif dan signifikan motivasi dan kepusan kerja terhadap disiplin kerja terbukti dari hasil analisis korelasi berganda dan parsial. Hal itu ditunjukkan hasil analisis korelasi berganda, untuk motivasi kerja dengan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,464 dengan p = 0,000 < 0,05. Untuk kepuasan kerja diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,549 dengan p = 0,000 < 0,05. Kepuasan kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap disiplin kerja dibandingkan motivasi kerja. Dari hasil uji korelasi parsial mengenai kepuasan kerja diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,446 dengan p = 0,000 < 0,05 sedangkan motivasi kerja nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,317 dengan p = 0,014 < 0,05. Berdasarkan hasil uji regresi motivasi kerja dan kepuasan kerja, juga secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja yang ditunjukkan nilai Fhitung dengan p = 0,000 < 0,05 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,372 atau sebesar 37,2%. Artinya, disiplin kerja pegawai sebesar 37,2% dipengaruhi motivasi dan kepuasan kerja. Motivasi dan kepuasan kerja, secara individual juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Untuk motivasi kerja ditunjukkan nilai t sebesar 2,528 dengan p = 0,014 < 0,05. Sementara kepuasan kerja ditunjukkan nilai t sebesar 3,765 dengan p = 0,000 < 0,05.

Kata Kunci : Motivasi Kerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.