Laporkan Masalah

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidanga Kesehatan di Sleman dalam Rangka Penilaian Kualitas Pelayanan di Puskesmas Pakem Kabupaten Sleman

HAPSORO, Eko Nur, Eko Nur Hapsoro

2005 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Dengan diberlakukannya otonomi daerah, Pemerintah daerah dituntut untuk dapat meningkatkan pelayanannya, Di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta hal tersebut diwujudkan dengan mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta nomer 123 tahun 2003 mengenai Standar Penerapan Minimal (SPM). SPM merupakan standar ukuran pelayanan yang minimal, dalam hal ini adalah hasil yang diperoleh oleh pelaksana pelayanan antara lain oleh Puskesmas Pakem kab. Sleman. Penerapan SPM didukung pula oleh Kep MENPAN nomer 63 tahun 2003 tentang pedoman pelayanan publik. Dalam bidang kesehatan, pelayanan yang diberikan harus benar-benar berkualitas karena berhubungan dengan derajat hidup masyarakat secara umum. Maka pelayanan di Puskesmas Pakem berkualitas atau tidak akan diukur dengan SPM dan penilaian pelayanan dari pengunjung Puskesmas. Selain itu hasil yang diperoleh adalah perbandingan antara tahun 2003 dan 2004 sebagai masa sebelum penerapan SPM dan pada waktu penerapan SPM. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yakni mengukur suatu fenomena dengan membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, factual dan akurat menganai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Data kuantitatif akan ditransformasikan kedalam bentuk data kualitatif sehingga mudah dibaca, dianalisis dan disimpulkan. Dari hasil analisis penelitian, di peroleh kesimpulan bahwa kualitas pelayanan di Puskesmas Pakem pada tahun 2003 dan 2004 tidak ada perbedaan, yaitu sama-sama sudah cukup baik..Penerapan SPM di Puskesmas Pakem di Puskesmas Pakem pada tahun 2003 (sebagai masa sebelum penerapan SPM) dan tahun 2004 (sebagai masa penerapan SPM) tidak ada perbedaan kualitas, yaitu sama-sama dapat tercapai dengan baik. Dari hasil analisis penelitian dapat diperoleh juga bahwa Penerapan SPM di Puskesmas Pakem pada tahun 2004 tidak mempengaruhi kualitas pelayanan Puskesmas Pakem secara umum. Hal ini dapat diketahui karena tidak ada peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas Pakem antara tahun 2003 dan 2004 yaitu tetap cukup baik. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan Puskesmas Pakem secara umum hendaknya puskesmas pakem dapat meningkatkan penyelengaran pelayanan kesehatan ke masyarakat Pakem agar Puskesmas Pakem selalu dapat memperoleh penilaian yang lebih baik lagi dari masyarakat Pakem selaku “konsumen” Puskesmas Pakem. Dengan kualitas pelayanan kesehatan yang baik, maka Puskesmas Pakem dapat berbanding sejajar dengan institusi kesehatan lainnya di wilayah Pakem (RS. Grhasia dan RS. Panti rapih) dalam memberikan pelayanan walaupun dengan jenis pelayanan kesehatan yang berbeda.Dalam rangka penerapan SPM di Puskesmas Pakem, hendaknya Puskesmas Pakem dapat meningkatkan kualitas pelayanannya tidak dari segi hasil yang diperolehnya saja, tetapi perolehan yang tinggi tersebut harus diikuti juga dengan kualitas pelayanan yang baik.

Kata Kunci : Kesehatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.