Strategi Adaptif Pesantren Mahasiswa Menjawab Tantangan Zaman (Studi Pesantren Mahasiswi Darush Shalihat Yogyakarta)
HANDITYA, Lintang Nuari, Lintang Nuari Handitya
2008 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Eksistensi dan reformasi pondok pesantren dalam menyikapi perkembangan zaman diharapkan menjadi fenomena yang mampu memberikan jawaban atas problem pendidikan agama di dunia mahasiswa. Usaha ini dilakukan melalui inovasi model pendidikan berbasis agama dalam bentuk pesantren mahasiswa yang diharapkan memiliki komitmen untuk tetap menyuguhkan pola pendidikan yang mampu melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) handal,kekuatan otak (berpikir), hati (keimanan), dan tangan (keterampilan). Dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di lingkungan masyarakat, maka pesantren diharapkan tampil dan mengembangkan dirinya sebagai pusat pendidikan unggulan. Pesantren tidak hanya mendidik santri agar memiliki ketangguhan jiwa, jalan hidup yang lurus, budi pekerti yang mulia, tetapi juga dibekali dengan berbagai disiplin ilmu. Berangkat dari hal di atas, penelitian ini berupaya mengungkapkan makna dibalik terbentuknya Pesantren Mahasiswa Darush Shalihat, serta pengorganisasian pesantren menuju arah modernisasi institusi keagamaan menyangkut metode pendidikan, metodologi kurikulum, dan modernisasi kelembagaan pesantren untuk menjawab tantangan zaman. Penelitian yang bertempat di Pesantren Mahasiswa Darush Shalihat, Yogyakarta ini menggunakan metode atau strategi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yakni wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan teori konflik, untuk menjawab makna di balik peran pesantren modern-mahasiswa. Latar belakang pendirian PMDS merupakan usaha melakukan pertahanan budaya (cultural resistance) agar mampu tegar menghadapi hegemoni dunia luar, perkembangan wacana dunia yang menyusupi pemikiran muslim khususnya generasi muda di perkotaan serta perkembangan moral yang semakin menurun. Kelahiran PMDS adalah upaya merekonsruksi akhlak generasi muslim yang dengan background kaum akademisi, melakukan counter ideologi, serta menghasilkan kader dakwah dari kalangan kampus umum agar siap menghadapi tantangan zaman berupa globalisasi dan moderenisasi. Strategi adaptif pesantren di dalam menghadapi tantagan zaman adalah berdasarkan prinsip pesantren yaitu al muhafadzah 'ala al qadim al shalih, wa al akhdzu bi al jadid al ashlah, yaitu tetap memegang tradisi yang positif, dan mengimbangi dengan mengambil hal-hal baru yang positif. Sistem pendid ikan yang dirombak dengan menyelaraskan pada kebutuhan zaman seperti menambahkan wacana kontemporer serta memperkuat basis pemahaman akhlak santri melalui bentuk kurikulum dan metode pendidikan yang dikelola dalam bentuk pendidikan modern. Strategi adaptif lain yang digunakan adalah pengembangan kelembagaan secara profesional yang sudah mulai dirintis oleh pengelola PMDS .
Kata Kunci : Pesantren