Kinerja Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan
NURSIYAMSI, Asri, Asri Nursiyamsi
2008 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya. Instansi ini mempunyai fungsi pelaksanaan sebagian kewenangan daerah di bidang pariwisata, seni dan budaya.Namun kinerja yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya sebagai representasi pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota Yogyakarta perlu dievaluasi apakah sudah optimal atau belum. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penjelasan yang bersifat korelasional. Kinerja Dinas diukur melalui 3 indikator yaitu (1) orientasi pelayanan, adalah penggunaan sumber daya manusia yang diperuntukkan bagi pelayanan publik;(2) produktivitas, adalah pencapaian tujuan serta perbandingan input yang digunakan dan output yang dihasilkan; (3)responsivitas, adalah sikap Dinas dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat dalam rangka pemberian pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta cukup baik, hal dapat dilihat dari ketiga indikator yang ada. Secara orientasi pelayanan Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta dapat dikategorikan baik. Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa sekalipun sumberdaya manusia yang ada masih kurang, namun hal tersebut tidak dijadikan alasan oleh aparat Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta untuk tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Bahkan sebagai wujud dedikasi para pegawai, tidak satu pun dari mereka yang memiliki pekerjaan di luar Dinas. Dalam hal produktivitas, hampir semua kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta mencapai kinerja di atas 100%. Dari segi responsivitas Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta memiliki mekanisme yang sudah cukup baik. Aparat cukup proaktif dalam menerima aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencari solusinya dan segera ditindaklanjuti. Kemampuan sumber daya manusia, struktrur organisasi dan komunikasi dapat dinyatakan sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi yang dalam penelitian ini adalah Dinas Pariwisata Seni dan Budaya. Tingkat pendidikan aparat memang tidak berhubungan langsung dengan kemampuan aparat itu sendiri, karena yang dibutuhkan aparat adalah ketrampilan dalam bekerja. Komunikasi yang terjalin sebenarnya cukup baik karena jarangnya perselisihan-perselisihan di antara aparatnya. Struktur organisasi sendiri karena berkaitan dengan pelimpahan wewenang dan pembagian tugas alan mendukung efektif atau tidaknya kinerja organisasi.
Kata Kunci : Kinerja; Pariwisata